Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Persis Kalah dari Persebaya, Peter De Roo Akui Timnya Gagal Jaga Konsentrasi

Mizan Ahsani • Senin, 3 November 2025 | 14:41 WIB
Duel Persebaya vs Persis dalam lanjutan BRI Super League.
Duel Persebaya vs Persis dalam lanjutan BRI Super League.

Jawa Pos Radar Madiun - Kekalahan Persis Solo dari Persebaya Surabaya di pekan ke-11 BRI Super League 2025/2026 menyisakan kekecewaan mendalam bagi pelatih Peter De Roo.

Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (2/11) malam, Persis sempat unggul lebih dulu lewat gol Kodai Tanaka, namun akhirnya tumbang 1-2 setelah tuan rumah mencetak dua gol balasan lewat Mihailo Perovic dan Francisco Rivera.

“Kami sangat kecewa. Tapi jika melihat jalannya pertandingan selama 90 menit, kami sebenarnya menciptakan cukup banyak peluang,” ujar Peter dalam konferensi pers usai laga.

Kehilangan Momentum Setelah Gol Balasan

Pelatih asal Belanda itu menilai timnya sejatinya tampil baik dalam hal penguasaan bola dan menciptakan peluang, terutama di babak pertama.

Namun, gol penyama kedudukan menjelang turun minum menjadi titik balik yang mengubah arah permainan.

“Gol menjelang turun minum menjadi momen yang buruk bagi kami. Setelah kebobolan gol kedua, permainan kami mulai kehilangan ritme,” ucapnya.

Peter mengakui sejumlah kesalahan kecil dan hilangnya fokus di area pertahanan membuat Persis kehilangan momentum.

Beberapa pemainnya bahkan kelelahan karena harus menutup ruang terlalu luas, terutama menghadapi serangan balik cepat dari Persebaya.

“Kami memberikan ruang yang tidak seharusnya ada, terutama di babak pertama. Padahal kami datang untuk mencoba memenangkan pertandingan,” tambahnya.

Evaluasi: Fokus dan Disiplin Posisi

Peter menegaskan, disiplin dalam menjaga posisi menjadi kunci untuk memperbaiki performa tim ke depan. Ia berharap para pemain dapat belajar dari kesalahan ini agar lebih matang dalam mengelola ritme pertandingan.

“Gol-gol yang bersarang ke gawang kami sebetulnya bisa dihindari jika lebih disiplin. Kami harus membangun ruang permainan yang lebih efisien agar bisa lebih produktif,” jelasnya.

Sule: Dua Gol Bisa Dihindari

Pemain Persis Solo, Fuat Dapo Sule, juga menyesalkan hasil negatif di Surabaya. Menurutnya, kelengahan kecil berdampak besar terhadap hasil akhir.

“Kami punya beberapa peluang untuk menciptakan jarak, tapi tidak bisa memanfaatkannya. Dua gol yang kami terima sebetulnya bisa dihindari,” ungkap Sule.

Meski begitu, ia menegaskan seluruh pemain masih percaya dengan pendekatan pelatih dan optimistis Persis bisa segera bangkit.

“Saya yakin segalanya akan membaik. Kami semua ingin menang, tapi mungkin ini proses yang harus kami lewati untuk tumbuh sebagai tim,” katanya. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#klasemen #BRI Super League #Persebaya #Hasil #persis