Jawa Pos Radar Madiun – Tim promosi Sassuolo membuat kejutan besar di pekan ke-11 Serie A 2025/2026.
Bertandang ke markas Atalanta di New Balance Arena, Bergamo, Minggu (9/11/2025) malam, I Neroverdi menang telak 3-0.
Kemenangan ini tak hanya memalukan tuan rumah yang langganan papan atas, tetapi juga menjadi pernyataan tegas bahwa tim asuhan Fabio Grosso bukan sekadar pelengkap di kompetisi tertinggi Italia.
Sassuolo Tampil Efisien, Atalanta Tumpul di Kandang
Meski hanya menguasai 34 persen bola, Sassuolo bermain sangat efektif. Dari delapan tembakan yang dilepaskan, empat mengarah ke gawang dan tiga di antaranya berbuah gol.
Sebaliknya, Atalanta yang unggul dalam penguasaan bola tak mampu menembus pertahanan rapat Sassuolo. Dari 15 tembakan yang dilepaskan, hanya dua yang tepat sasaran.
Kemenangan Sassuolo dibuka oleh Domenico Berardi lewat penalti di menit ke-26.
Berardi kembali menjadi motor serangan di babak kedua dengan memberikan umpan matang kepada Andrea Pinamonti, yang menggandakan skor di menit ke-47 lewat serangan balik cepat.
Pemain veteran itu kemudian menutup pesta Sassuolo lewat gol keduanya di menit ke-66, memanfaatkan umpan Kristian Thorstvedt.
Jay Idzes Jadi Tembok Pertahanan
Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali tampil solid di jantung pertahanan Sassuolo. Ia mendapat rating 7,5 dari Fotmob — tertinggi di antara barisan bek timnya.
Idzes mencatatkan 86 persen akurasi umpan, dua blok penting, empat sapuan, satu headed clearance, serta memenangkan dua duel udara.
Penyelamatan krusialnya di menit ke-8 saat memblokir tendangan Ademola Lookman menjadi momen penting yang menjaga keunggulan Sassuolo sejak awal.
Aksi itu terbukti vital dalam menjaga clean sheet dan menginspirasi rekan setimnya bermain disiplin hingga akhir laga.
Efek Besar untuk Klasemen
Tambahan tiga poin membawa Sassuolo naik ke peringkat kedelapan klasemen sementara Serie A dengan 16 poin dari 11 laga.
Mereka kini hanya terpaut tiga angka dari Juventus di posisi keenam, batas terakhir zona Eropa.
Sebaliknya, Atalanta yang tampil inkonsisten harus puas turun ke peringkat 13 dengan 13 poin, terpaut jauh dari zona kompetisi Eropa yang biasanya mereka kuasai dalam lima musim terakhir.
Usai laga ini, Serie A akan memasuki jeda FIFA Matchday November 2025. Sassuolo baru akan kembali berlaga pada 28 November 2025, menjamu sesama tim promosi Pisa di Mapei Stadium.
Editor : Ockta Prana Lagawira