Jawa Pos Radar Madiun – Persib Bandung kembali menunjukkan ketangguhannya di BRI Super League 2025/2026.
Kemenangan tipis 1-0 atas Dewa United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (21/11) malam, membuat Pangeran Biru memperpanjang tren positif menjadi empat kemenangan beruntun di liga, atau tujuh kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Gol tunggal dicetak Andrew Jung melalui titik penalti pada menit ke-62, setelah wasit menilai Nick Kuipers melakukan pelanggaran terhadap Uilliam Barros berdasarkan tayangan ulang VAR.
Penalti itu menjadi momen kunci sekaligus titik balik jalannya pertandingan.
Persib Melesat, Dekati Dua Besar
Sejak kekalahan 1–2 dari Persita Tangerang pada 27 September lalu, Persib tidak pernah tersentuh kekalahan lagi.
Rentetan kemenangan atas Bangkok United, PSBS Biak, Selangor FC, Persis Solo, Bali United, dan comeback 3–2 di markas Selangor FC menegaskan kebangkitan penuh tim asuhan Bojan Hodak.
Tambahan tiga poin membuat Persib kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 22 poin dari 10 pertandingan.
Mereka hanya terpaut dari Borneo FC di puncak dan Persija Jakarta di posisi kedua.
Dewa United Terbenam, Lima Kali Kalah Beruntun
Sementara itu, hasil kekalahan atas Persib memperpanjang mimpi buruk Dewa United.
Tim asuhan Jan Olde Reikerink kini mencatat lima kekalahan beruntun di liga.
Lawan Madura United (0–2), vs PSIM Jogja (0–2), vs Borneo FC (0–4), vs PSM Makassar (0–1), dan terbaru vs Persib Bandung (0–1).
Hasil ini menahan posisi mereka di peringkat 14 klasemen dengan 10 poin dari 12 laga.
Catatan tersebut menjadi yang terburuk sejak dua musim terakhir, meski penampilan mereka di AFC Challenge League masih tergolong positif.
Pertandingan ini juga sarat emosi karena menjadi ajang reuni bagi dua eks pilar Persib, Nick Kuipers dan Edo Febriansah.
Keduanya adalah bagian penting dari generasi back-to-back champion Liga 1 2023–2025.
Namun, penampilan keduanya jauh dari ideal.
Nick Kuipers menerima kartu kuning di babak pertama dan menjadi aktor utama penalti yang menenggelamkan timnya.
Sedangkan Edo Febriansah juga mendapat kartu kuning dan harus ditarik keluar akibat cedera di babak kedua.
Bagi Bobotoh dan para pemain Persib, kedatangan mereka menyimpan kenangan manis. Namun, selama 90 menit, nostalgia itu berubah menjadi duel sengit di tengah tekanan atmosfer GBLA. (tif/naz)
Editor : Mizan Ahsani