Jawa Pos Radar Madiun - Selebrasi kemenangan dramatis tim nasional Skotlandia setelah gol sensasional Kenny McLean pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 memunculkan fenomena mengejutkan.
Getaran dari sorakan ribuan suporter di Hampden Park terekam sebagai aktivitas seismik ringan di Glasgow, Skotlandia.
Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 4–2 atas Denmark itu, McLean mencetak gol jarak jauh dari garis tengah lapangan yang memastikan Skotlandia tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1998.
Euforia tersebut membuat stadion bergemuruh hingga alat monitoring seismik mencatat getaran tidak biasa.
Mengutip laporan British Geological Survey (BGS) melalui The Guardian (22/11), getaran selebrasi itu terekam di Glasgow Geothermal Observatory yang berjarak sekitar dua kilometer dari stadion.
Pada rentang 21:48 hingga 21:50, momen gol McLean dan peluit akhir, monitor seismik mencatat lonjakan antara -1 hingga 0 pada skala Richter.
Daya getaran itu diperkirakan mencapai 200 kW, cukup untuk menyalakan 25 hingga 40 baterai mobil.
Gol sebelumnya yang dicetak Kieran Tierney, yang membawa Skotlandia unggul 3–2, juga menimbulkan getaran, meski tak sebesar momen penentu dari McLean.
BGS menjelaskan bahwa aktivitas seismik yang dipicu manusia bukanlah hal baru.
Suara sorak besar dalam pertandingan olahraga ataupun konser musik dapat menimbulkan guncangan yang terdeteksi alat pengukur.
“Setiap tahun, sekitar 300 gempa bumi alami terdeteksi di Inggris, tetapi hanya sekitar 30 yang cukup kuat untuk dirasakan masyarakat,” terang BGS.
Fenomena ini pun bukan yang pertama di Skotlandia. Konser Taylor Swift di Edinburgh pada 2024 pernah menghasilkan getaran yang terekam sebagai aktivitas seismik.
Bahkan konser Oasis di Murrayfield pada 2009 menjadi salah satu yang paling kuat dalam dua dekade terakhir.
Skotlandia menutup kualifikasi sebagai juara Grup C, dengan 49.587 penonton memenuhi stadion, menciptakan malam bersejarah yang bukan hanya dirayakan, tetapi juga tercatat oleh bumi. (fin)
Editor : AA Arsyadani