Jawa Pos Radar Madiun - Nama Giovanni van Bronckhorst semakin menguat dalam bursa kandidat pelatih kepala Timnas Indonesia.
Laporan Football Insider menyebut asisten pelatih Liverpool itu tengah menjalin komunikasi intens dengan PSSI terkait peluang menggantikan Patrick Kluivert.
Seperti diketahui, Kluivert didepak bulan lalu setelah gagal membawa Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
PSSI kini bergerak cepat mencari sosok baru dan Gio, sapaan akrabnya, menjadi kandidat terdepan.
Baca Juga: Poster Perdana Desta sebagai Dono di Warkop DKI Reborn Bikin Warganet Heboh, Bak Pinang Dibelah Dua!
Komunikasi Gio–PSSI Mulai Terjalin Sejak Awal November
Football Insider melaporkan bahwa komunikasi antara PSSI dan Van Bronckhorst sudah dimulai sejak awal November dan kini masuk tahap lebih serius.
Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi dari federasi.
Kedekatan Indonesia dengan sepak bola Belanda dalam beberapa tahun terakhir turut menjadi faktor pendukung.
Banyaknya pemain naturalisasi kelahiran Belanda membuat PSSI membuka kembali opsi pelatih yang memahami kultur sepak bola Negeri Kincir Angin.
Profil Giovanni van Bronckhorst dan Situasi di Liverpool
Van Bronckhorst baru bergabung dengan Liverpool pada bursa transfer musim panas lalu sebagai bagian dari staf pelatih Arne Slot.
Ia masuk menggantikan John Heitinga yang kemudian bergabung ke Ajax sebelum akhirnya didepak akibat performa buruk klub tersebut.
Gio memiliki rekam jejak kuat sebagai pelatih.
Ia pernah membawa Rangers tampil mengesankan di kompetisi Eropa serta menangani Besiktas sebelum pindah ke Inggris.
Kegagalan Kluivert dan Fokus Baru PSSI
Timnas Indonesia tampil spartan sepanjang babak grup kualifikasi AFC.
Namun dua kekalahan telak dari Arab Saudi dan Irak membuat Garuda gagal menembus Piala Dunia 2026.
Posisi Kluivert tidak terselamatkan.
Kini PSSI mulai mengarahkan fokus ke turnamen besar berikutnya, Piala Asia 2027.
Sosok dengan pengalaman Eropa dan filosofi progresif seperti Van Bronckhorst dinilai cocok untuk membangun ulang Timnas Indonesia menuju target tersebut. (naz)
Editor : Mizan Ahsani