Jawa Pos Radar Madiun – Brentford meraih kemenangan penting setelah menumbangkan Burnley 3-1 dalam laga pekan ke-13 Liga Primer.
Dua gol Igor Thiago di menit-menit akhir menjadi pembeda, sekaligus memperpanjang penderitaan Burnley yang kini menelan empat kekalahan beruntun.
Pertandingan Ketat, Kebuntuan Baru Pecah di Menit ke-81
Brentford yang tampil agresif sejak awal langsung memberi tekanan. Thiago sempat mendapatkan peluang emas dari umpan tarik Mikkel Damsgaard, namun tendangannya melambung.
Damsgaard juga hampir membuka keunggulan beberapa menit kemudian.
Burnley baru mengancam di akhir babak pertama lewat tembakan Zian Flemming yang memaksa Caoimhin Kelleher melakukan penyelamatan penting.
Babak kedua berjalan intens. Gol Thiago sempat dianulir karena offside, sementara sundulan Michael Kayode untuk Burnley melenceng tipis.
The Bees mulai frustrasi ketika serangan demi serangan gagal berbuah gol. Hingga akhirnya, petaka terjadi bagi Burnley.
Drama Dua Penalti, Thiago dan Flemming Saling Balas
Axel Tuanzebe melanggar Dango Ouattara di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih dan Igor Thiago, yang sempat gagal mengeksekusi penalti pekan lalu, membuka skor menjadi 1-0 pada menit ke-81.
Namun kegembiraan Brentford hanya bertahan empat menit.
Burnley mendapatkan penalti setelah pelanggaran Kayode, dan Zian Flemming menuntaskannya menjadi gol 1-1—gol keempatnya dalam lima laga. Skor seimbang? Tidak lama.
Thiago Kembali Menyengat, Ouattara Tutup Pesta
Hanya semenit setelah Burnley menyamakan kedudukan, Brentford kembali unggul.
Jordan Henderson mengirim bola berbahaya ke kotak penalti, memicu kekacauan, dan Thiago menyambar bola dari jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Pada masa injury time, Dango Ouattara memastikan kemenangan 3-1 melalui serangan balik cepat. Gol ini memastikan Brentford pulang dengan tiga poin penuh.
Klasemen: Brentford Naik, Burnley Terpuruk
Kemenangan ini membawa Brentford naik ke posisi delapan klasemen dengan 19 poin dari 13 pertandingan.
Sementara Burnley terperosok di posisi kedua terbawah dengan 10 poin dan masih kesulitan keluar dari zona bahaya.
Editor : Ockta Prana Lagawira