Jawa Pos Radar Madiun – Inter Miami memastikan tempat di final Piala MLS 2025 setelah menumbangkan New York City FC dengan skor telak 5-1 pada final Wilayah Timur.
Lionel Messi kembali menjadi motor permainan lewat satu assist krusial. Final pada 7 Desember di Chase Stadium, Florida, akan mempertemukan Inter Miami dengan Vancouver Whitecaps yang juga mencatat sejarah besar.
Kemenangan ini semakin spesial karena menjadi peluang terakhir bagi trio veteran Messi, Jordi Alba, dan Sergio Busquets untuk menutup musim dengan trofi sebelum gantung sepatu.
Allende Hattrick, Messi Catat Assist Rekor
Tadeo Allende menjadi aktor utama kemenangan Inter Miami berkat hattrick pada menit 45, 52, dan 89.
Dua gol awalnya tercipta setelah memaksimalkan umpan Jordi Alba dan Sergio Busquets.
Messi turut memecah kebuntuan serangan dengan mencatatkan assist ke-405 sepanjang karier untuk gol Mateo Silvetti di menit ke-67—angka yang diyakini menjadi rekor assist resmi terbanyak dalam sejarah sepak bola.
Telasco Segovia ikut memperbesar keunggulan setelah menyelesaikan umpan tumit Alba pada menit ke-83.
Miami tak terbendung dan mengunci gelar Wilayah Timur dengan dominan.
Pelatih Javier Mascherano menegaskan kekuatan kolektif sebagai fondasi perjalanan tim.
“Kami mencapai final dengan semangat persaudaraan untuk terus maju. Kekuatan satu tim dapat mengatasi banyak hal,” ucapnya.
Whitecaps Cetak Sejarah, Lolos ke Final MLS Pertama
Di Wilayah Barat, Vancouver Whitecaps menang 3-1 atas San Diego FC. Brian White mencetak dua gol untuk memastikan klub Kanada itu lolos ke final MLS pertama mereka sejak bergabung dengan liga.
Musim Whitecaps berjalan luar biasa: menembus final Piala Champions Concacaf, mengumpulkan 63 poin di musim reguler, serta meraih Kejuaraan Kanada keempat beruntun.
Kedatangan legenda Jerman Thomas Müller di paruh musim ikut mendongkrak kualitas tim dengan kontribusi 9 gol dan 4 assist.
Meski tampil sejak menit awal di final Wilayah Barat, kontribusi Müller kali ini minim—tanpa tembakan dan hanya mencatat akurasi umpan 82 persen.
Namun, langkah Whitecaps tetap tak terbendung menuju final.
San Diego FC tetap mencuri perhatian di musim debutnya sebagai tim ekspansi setelah menembus final konferensi dan memberikan kejutan besar sepanjang playoff.
Rivalitas Messi vs Muller
Jelang final, Thomas Muller sudah menantang Messi secara terbuka. Dalam wawancaranya kepada MLS yang dilansir Sports Illustrated, Müller berkata bahwa ia berharap bertemu Messi lagi di final.
Ia bahkan menyebut:
“Sejarah saya dengan (Messi) memaksa saya untuk berharap ke final … tetapi saya akan memburu Anda (Messi) lagi.”
Pernyataan itu merujuk pada sejarah panjang keduanya, termasuk final Piala Dunia 2014 ketika Jerman menaklukkan Argentina.
Kini, duel dua ikon sepak bola dunia itu kembali terjadi di panggung terbesar MLS.
Statistik Menjelang Final MLS 2025
• Inter Miami unggul agregat gol 17-4 selama playoff.
• Messi mencatat 13 kontribusi gol (6 gol, 7 assist).
• Allende mencetak 8 gol, menyamai rekor playoff Carlos Ruiz.
• Whitecaps menjadi lawan berbahaya—mereka menyingkirkan Miami di semifinal Concacaf dengan agregat 5-1.
• Inter Miami memiliki rekor 0-2 dari dua pertemuan melawan Vancouver musim ini.
Jadwal Final MLS 2025
• Minggu, 7 Desember 2025 – 02.30 WIB
• Stadion Chase, Fort Lauderdale, Florida
• Live: FOX & Apple TV
Final MLS 2025 akan menjadi laga puncak antara dua tim yang sama-sama mengejar trofi pertama dalam sejarah klub.
Messi memburu gelar liga Amerika, sementara Vancouver mengejar mahkota perdana MLS. (op)
Editor : Ockta Prana Lagawira