Jawa Pos Radar Madiun - AC Milan datang ke markas Torino dengan satu misi yang sangat jelas.
Yakni, merebut pucuk klasemen sementara Serie A yang kini diduduki Napoli.
Situasi ini membuat laga terasa jauh lebih panas dibanding pertemuan biasanya.
Sebab, Milan perlu tiga poin untuk naik ke posisi teratas. Torino menjadi rintangan yang harus dilewati.
5 Laga Terbaru Torino
Torino sedang dalam fase yang tidak ideal. Pada lima pertandingan terbaru, tim tidak pernah menang.
Mereka menelan tuga kali imbang dan dua kali kelalahan.
Tampil keras, defensif, dan sulit dibongkar, tetapi problemnya tetap sama.
Minim kreativitas dan tumpul di sepertiga akhir.
Sering mampu menahan serangan lawan, namun gagal mencetak gol pada momentum-momentum penting.
Tren tanpa kemenangan ini membuat Torino bukan hanya kehilangan kepercayaan diri, tetapi juga rentan panik ketika ditekan tim besar.
5 Laga Terbaru AC Milan
Rossoneri justru datang dengan modal sangat berbeda.
AC Milan mencatat tiga kali menang serta masing-masing sekali imbang dan kalah dalam lima pertandingan terakhir.
AC Milan mulai menemukan stabilitas permainan.
Serangan lebih cair, lini tengah solid, dan beberapa pemain kunci sedang dalam form yang positif.
Kemampuan Milan memetik kemenangan meski tampil tidak terlalu dominan menjadi bukti bahwa mereka bisa menghukum lawan dengan efisiensi tinggi.
Ramalan Mbah Sakat Laga Torino vs Milan
Torino akan bermain rapat, mengandalkan duel udara, physical duel, dan tekanan di lini tengah.
Kelemahan Torino yang paling mencolok adalah ketidakmampuan mempertahankan konsentrasi penuh selama 90 menit.
Milan akan memegang kendali permainan, mencoba menusuk lewat kombinasi sayap dan umpan vertikal cepat.
Milan, dengan efisiensinya, sangat mungkin memanfaatkan celah kecil tersebut.
Selain itu, motivasi tambahan untuk merebut puncak klasemen bakal membuat lebih agresif.
Ramalan Mbah Sakat menyatakan, bahwa peluang AC Milan menang sangat besar. Prediksi skor akhir Torino vs AC Milan adalah 1-3.
Tuan dan Nyonya sekalian, dengan kondisi kedua tim yang berlawanan secara mental maupun performa, sangat mungkin cerita pertandingan ini berakhir dengan tema:
Milan bertamu dahulu ke kandang Torino, lalu pulang dengan membawa posisi nomor satu. (den)
Editor : Deni Kurniawan