Jawa Pos Radar Madiun – Big match pekan ke-16 Serie A akan tersaji pada Sabtu ini di Allianz Stadium, mempertemukan tuan rumah Juventus melawan AS Roma.
Mantan pelatih kedua klub, Fabio Capello, memberikan pandangannya jelang duel panas tersebut. Menurut Capello, laga ini memiliki arti lebih besar bagi Si Nyonya Tua (Juventus).
Pasalnya, saat ini Bianconeri duduk di peringkat kelima klasemen, tertinggal empat poin di bawah Giallorossi.
"Ini lebih berarti bagi Juventus, setidaknya dari segi klasemen. Tapi ini juga ujian besar bagi Roma," ujar Capello kepada Gazzetta.
Capello memprediksi laga akan berjalan dengan tempo tinggi, mengingat kedua tim meraih kemenangan 1-0 di laga sebelumnya (Juve vs Bologna, Roma vs Como).
Dalam situasi ini, duel individu akan menjadi penentu. Di kubu tuan rumah, Capello menunjuk dua pemain muda sebagai faktor pembeda.
"Ledakan Kenan Yildiz dan kemampuan dribel Francisco Conceicao dapat mengubah keseimbangan permainan," analisisnya.
Jika Juventus berhasil menang, Capello yakin skuad asuhan Thiago Motta bisa kembali diperhitungkan dalam perburuan Scudetto, apalagi mereka diuntungkan jadwal.
"Juventus sedang berlatih hari-hari ini, sementara rival mereka bepergian dan bermain di Supercoppa di Arab Saudi. Itu perbedaan yang tidak kecil," tambahnya.
Sementara di kubu tamu yang kini dilatih Gian Piero Gasperini, Capello menyoroti dua nama: Wesley dan penjaga gawang Mile Svilar.
Wesley dinilai berbahaya karena fleksibilitasnya di kedua sisi sayap.
Namun, pujian tertinggi Capello justru jatuh kepada Svilar.
"Pemain tambahan Gasperini selalu sama yaitu Svilar. Dia adalah kiper terbaik di liga dengan pembacaan permainan yang luar biasa dan penyelamatan gemilang," puji Capello.
Saking pentingnya peran Svilar, Capello memberikan analogi menarik.
"Dia adalah penjaga gawang yang dihitung seperti seorang striker dalam keseimbangan tim secara keseluruhan," tutupnya.
Selain itu, Capello juga melihat tanda-tanda positif dari kebangkitan striker Roma, Evan Ferguson, dalam beberapa pekan terakhir. (naz)
Editor : Mizan Ahsani