Jawa Pos Radar Madiun - Drama menegangkan tersaji dalam laga pembuka Piala Afrika 2025 saat Zambia menahan imbang Mali berkat gol telat Patson Daka.
Namun, momen heroik itu nyaris berubah menjadi petaka akibat selebrasi berisiko yang membuat sang striker hampir mengalami cedera serius.
Patson Daka tampil sebagai penyelamat Zambia setelah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+2.
Sundulan diving-nya memanfaatkan umpan silang sukses menggagalkan kemenangan Mali.
Stadion Mohammed V, Maroko, yang dipadati puluhan ribu penonton langsung bergemuruh.
Namun euforia itu seketika berubah menjadi kecemasan.
Dilansir dari Daily Mail, Daka berlari ke sudut lapangan dan mencoba melakukan salto sebagai bentuk selebrasi. Sayangnya, gerakan tersebut gagal total.
Tubuhnya terjatuh dengan posisi berbahaya, di mana bagian leher mendarat lebih dulu ke rumput lapangan.
Rekan setim, ofisial, hingga penonton tampak terdiam menyaksikan insiden tersebut.
Kekhawatiran akan cedera serius langsung merebak, mengingat risiko fatal yang bisa terjadi pada area leher dan tulang belakang.
Beruntung, penyerang Leicester City itu mampu bangkit dengan bantuan rekan-rekannya.
Ia bahkan tetap bertahan di lapangan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan Zambia membawa pulang satu poin krusial.
Sebelumnya, Mali sempat unggul lebih dulu melalui Lassine Sinayoko pada menit ke-61.
Tim tersebut juga nyaris membuka keunggulan di babak pertama, andai El Bilal Touré berhasil mengeksekusi penalti.
Zambia sendiri terus menekan hingga detik akhir, sebelum akhirnya Daka muncul sebagai pahlawan.
Kondisi Daka pascalaga dilaporkan stabil dan tidak menunjukkan tanda-tanda cedera lanjutan.
Ini menjadi kabar positif bagi Zambia yang masih harus menjalani dua laga berat di fase grup, yakni menghadapi Comoros pada 27 Desember dan tuan rumah Maroko pada 30 Desember.
Menariknya, performa Daka bersama tim nasional Zambia justru berbanding terbalik dengan kiprahnya di level klub.
Sejak bergabung dengan Leicester City pada 2021, ia belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi, meski tetap produktif saat membela negaranya.
Meski demikian, pelatih Zambia Moses Sichone tetap menaruh kepercayaan penuh kepada sang striker untuk laga-laga berikutnya, melihat peran vital Daka dalam skema permainan tim. (fin)
Editor : AA Arsyadani