Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Louis Buffon Berpeluang Main di Laga Pisa vs Juventus, Anak Legenda Italia Ancam Sakiti Klub Ayahnya

Mizan Ahsani • Sabtu, 27 Desember 2025 | 16:00 WIB
Louis Buffon, anak dari legenda Juventus Gianluigi Buffon.
Louis Buffon, anak dari legenda Juventus Gianluigi Buffon.

Jawa Pos Radar Madiun – Pepatah "buah jatuh tak jauh dari pohonnya" tampaknya tidak berlaku sepenuhnya bagi keluarga legenda sepak bola Italia, Gianluigi Buffon.

Jika sang ayah dikenal sebagai kiper terbaik sepanjang masa, sang putra sulung, Louis Thomas Buffon (17), justru memilih jalan hidup bertolak belakang dengan menjadi striker.

Kini, sorotan publik Italia tertuju pada pemuda kelahiran 2007 tersebut.

Pasalnya, Louis yang kini berseragam Pisa, berpotensi diturunkan melawan klub yang membesarkan nama ayahnya, Juventus, pada Minggu (28/12) dini hari nanti.

Berikut adalah fakta-fakta menarik mengenai Louis Buffon yang tengah naik daun:

1. Striker Bertubuh Kokoh

Berbeda dengan ayahnya yang bertugas menghalau bola, Louis bertugas mencetak gol.

Posisi: Striker Tengah atau Sayap Kiri.

Kaki Terkuat: Kiri (Kidal).

Fisik: Mewarisi postur atletis sang ayah, Louis memiliki struktur fisik yang kuat untuk berduel dengan bek lawan meski usianya masih belia.

Pelatih telah memberinya kepercayaan mencicipi atmosfer kompetisi tingkat tinggi.

Ia tercatat telah bermain selama 23 menit dalam laga-laga krusial melawan tim besar seperti Bologna, Inter Milan, dan Lecce.

Baca Juga: Jadwal Lengkap BRI Super League Pekan Ini: Ada Big Match Persib vs PSM, Borneo FC Diuji Malut United

2. Pilih Bela Negara Sang Ibu

Keputusan mengejutkan lainnya adalah soal kewarganegaraan di lapangan hijau.

Meski ayahnya adalah pemegang rekor caps terbanyak Timnas Italia (176 penampilan), Louis justru memilih membela Republik Ceko.

Keputusan ini diambil karena garis keturunan sang ibu, Alena Seredova. Louis bahkan sudah mencetak hattrick (tiga gol) untuk Timnas Ceko U-18.

"Saya sudah bicara dengan keluarga. Bersama-sama kami memutuskan bahwa bermain untuk Republik Ceko lebih baik bagi karier dan perkembangan saya," ujar Louis.

Ia pun tak main-main. Louis rutin belajar bahasa Ceko melalui aplikasi selama 10 menit setiap hari agar lancar berkomunikasi dengan rekan setimnya.

Baca Juga: Daftar 10 Pemain Terbaik Serie A: Didominasi Kiper, Gattuso Pusing Isi Skuad Timnas Italia

3. Debut Emosional Lawan Juventus

Laga melawan Juventus pada Minggu dini hari akan menjadi momen spesial.

Louis tumbuh besar melihat ayahnya menjadi ikon "Si Nyonya Tua" selama dua dekade.

Namun kini, ia harus berdiri sebagai lawan. Perjalanannya menembus tim utama tidak instan.

Setelah menimba ilmu di akademi CBS (Torino), ia pindah ke Pisa untuk mematangkan karier.

Musim lalu, pelatih Filippo Inzaghi sudah mencium bakatnya dan memberinya debut selama 6 menit saat melawan Spezia pada 9 Maret, dalam perjalanan Pisa promosi ke Serie A.

Kini, Louis siap membuktikan bahwa ia bukan sekadar "anak artis", melainkan predator kotak penalti yang berbahaya. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#buffon #gianluigi buffon #striker #Juventus #serie a #pisa #ceko #Louis Buffon