Jawa Pos Radar Madiun - Jakarta Popsivo Polwan membuat gebrakan besar jelang bergulirnya Proliga 2026.
Nama Iptu Rita Kurniati resmi tercantum sebagai setter dalam daftar pemain Popsivo Polwan di laman resmi Proliga, lengkap dengan nomor kostum 11.
Kemunculan nama Rita di situs resmi Proliga langsung memantik perhatian publik voli nasional.
Pasalnya, Rita bukan sosok sembarangan. Ia dikenal sebagai setter legendaris, langganan Proliga, sekaligus perwira aktif di Kepolisian Republik Indonesia.
Berdasarkan pantauan di laman proliga.co.id, Rita Kurniati tercatat dengan posisi setter, memperkuat Popsivo Polwan pada musim 2026.
Fakta ini menandai kembalinya sang legenda ke panggung kompetisi tertinggi bola voli nasional.
Sosok Rita Kurniati, Setter Legendaris Ibu dari Alfin Daniel Pratama
Rita Kurniati lahir di Jakarta pada 27 September 1978. Sejak usia muda, hidupnya lekat dengan dunia voli. Ia menempuh pendidikan di Ragunan dan sudah aktif sebagai atlet sejak SMP.
Karier profesionalnya dimulai bersama klub Tunggal Dara pada awal 1990-an, lalu berlanjut ke V3.
Namanya semakin dikenal setelah memperkuat klub-klub besar seperti Jakarta Bank DKI, Jakarta Electric PLN, hingga menjadi ikon Jakarta Popsivo Polri sejak 2007.
Selama bertahun-tahun, Rita dikenal sebagai setter cerdas dengan visi permainan matang. Ia juga menjadi pemain langganan pelatnas dan kerap menyandang predikat pemain terbaik di ajang Proliga.
Yang membuat kisahnya unik, Rita tidak menempuh jalur rekrutmen kepolisian seperti umumnya. Ia direkrut melalui jalur prestasi olahraga dan kini menyandang pangkat Iptu.
Ia juga merupakan ibu dari Alfin Daniel Pratama, setter Jakarta Bhayangkara Presisi dan Timnas Indonesia.
Keduanya bakal jadi orang tua-anak pertama yang main di musim Proliga 2026.
Popsivo Polwan Perkuat Kombinasi Senior dan Muda
Kehadiran Rita Kurniati mempertegas arah kebijakan Popsivo Polwan di Proliga 2026. Tim asuhan pelatih Darko Dobreskov itu memadukan pemain senior berpengalaman dengan talenta muda.
Sejumlah pemain lama masih dipertahankan, seperti Arsela Nuari Purnama, Azzahra Dwi Febyane, dan Amalia Fajrina Nabila.
Untuk pemain asing, Popsivo Polwan mengandalkan Yonkaira Pena serta Bethania de la Cruz Mejía.
Dengan masuknya Rita sebagai setter, Popsivo Polwan diyakini memiliki kontrol permainan yang lebih stabil, terutama dalam mengatur tempo dan distribusi bola.
Proliga 2026 Resmi Dimulai, Popsivo Polwan vs Medan Falcons
Proliga 2026 resmi dimulai hari ini, Kamis 8 Januari, dengan seri pembuka digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat.
Pada partai pembuka sektor putri, Jakarta Popsivo Polwan dijadwalkan menghadapi Medan Falcons pada pukul 16.00.
Laga ini sekaligus menjadi momen yang dinantikan publik untuk melihat apakah Rita Kurniati akan langsung turun ke lapangan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani