Jawa Pos Radar Madiun - Kisah kerja sama antara Juventus dan Igor Tudor akhirnya resmi berakhir.
Kedua belah pihak sepakat mengakhiri kontrak yang sejatinya masih berlaku hingga 2027.
Pemutusan kontrak tersebut memberikan keuntungan finansial signifikan bagi Juventus.
Bianconeri dikabarkan menghemat hampir €5,5 juta dari beban gaji yang sebelumnya masih harus ditanggung hingga akhir kontrak.
Dipecat Sejak Oktober, Kontrak Baru Rampung Sekarang
Igor Tudor sebenarnya sudah tidak lagi menangani Juventus sejak Oktober 2025, tak lama setelah klub menunjuk Luciano Spalletti sebagai pelatih kepala baru.
Namun, meski sudah diberhentikan dari jabatan teknis, kontrak Tudor tetap berjalan secara administratif.
Salah satu poin penting dari pemutusan kontrak ini adalah klausul larangan melatih klub Serie A pada musim 2025/2026.
Artinya, meski kini berstatus bebas kontrak, Tudor tidak bisa langsung menangani klub lain di kompetisi kasta tertinggi Italia.
Aturan tersebut membuat opsi karier Tudor di dalam negeri tertutup untuk sementara.
Namun, pintu menuju luar Italia justru terbuka lebar. Pelatih asal Kroasia itu kini bebas menandatangani kontrak dengan klub luar negeri jika menerima tawaran yang sesuai.
Catatan Tudor Bersama Juventus
Meski masa baktinya berakhir tanpa kesan spektakuler, periode Igor Tudor di Juventus tidak sepenuhnya gagal.
Ia tercatat memimpin tim dalam 24 pertandingan di semua kompetisi, dengan rincian 10 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 6 kekalahan.
Salah satu capaian terpenting Tudor adalah membawa Juventus mengamankan tiket Liga Champions pada musim lalu.
Prestasi tersebut sempat menjadi modal penting sebelum akhirnya klub memutuskan beralih arah dengan menunjuk pelatih baru. (cor)
Editor : Andi Chorniawan