Jawa Pos Radar Madiun – Dewa United FC menunjukkan permainan solid saat bertandang ke markas Persijap Jepara.
Hingga turun minum, tim berjuluk Banten Warriors itu memimpin dengan skor 2-0 dalam laga pekan ke-17 BRI Super League yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Senin malam (12/1).
Gol pembuka tercipta cepat. Pertandingan baru berjalan sepuluh menit ketika Alexis Messidoro berhasil memaksimalkan peluang dan membawa Dewa United unggul lebih dulu.
Sejak awal laga, tim tamu memang tampil menekan dan menguasai alur permainan.
Dalam dua puluh menit pertama, penguasaan bola Dewa United mencapai lebih dari enam puluh persen. Persijap lebih banyak bertahan dan mencoba mencuri peluang lewat serangan balik. Tekanan tinggi membuat lini belakang tuan rumah bekerja ekstra keras.
Peluang emas sebenarnya datang lebih awal bagi Dewa United. Pada menit ke-13, Messidoro menusuk ke kotak penalti lalu mengirim umpan tarik matang.
Namun, Stefano Lilipaly gagal menyelesaikan peluang tersebut. Sepakan cepatnya justru melambung di atas mistar gawang yang dijaga Sendri Johansah.
Hujan deras sempat mengguyur stadion pada pertengahan babak pertama, tetapi pertandingan tetap dilanjutkan.
Setelah laga berjalan setengah jam, Persijap mulai berani keluar menyerang dan beberapa kali mencoba menekan pertahanan Dewa United. Sayangnya, upaya tersebut belum mampu menghasilkan gol penyama.
Kesempatan emas kembali diperoleh tim tamu pada menit ke-35. Tendangan Edo Febriansyah memang berhasil ditepis kiper Persijap, namun bola jatuh tepat di kaki Alex Martins.
Dari jarak dekat, striker asal Brasil itu justru gagal memanfaatkan peluang setelah tembakannya melambung.
Kesalahan itu akhirnya tertebus lima menit berselang. Melalui kerja sama satu dua dengan Messidoro, Alex Martins sukses menjebol gawang Persijap.
Wasit sempat berkoordinasi dengan VAR untuk memastikan posisi pemain, namun gol dinyatakan sah. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Dewa United.
Menjelang turun minum, laga sempat diwarnai insiden di depan kotak penalti Dewa United. Edo Febriansyah melakukan tekel keras yang sempat ditinjau VAR karena berpotensi kartu merah. Namun, wasit memutuskan hanya memberikan kartu kuning.
Persijap masih memiliki kesempatan di babak kedua untuk memperkecil ketertinggalan. Sementara itu, Dewa United berada dalam posisi ideal untuk menjaga keunggulan atau menambah gol jika mampu mempertahankan intensitas permainan. (tif/naz)
Editor : Mizan Ahsani