JAKARTA – Perjuangan wakil Indonesia di panggung dunia berlanjut.
Alter Ego Esports memastikan langkah ke final lower bracket M7 World Championship usai menumbangkan Team Liquid PH dengan skor tipis 3-2 dalam duel lima game penuh tensi.
Laga penentuan berlangsung dramatis dan menguras emosi. Alter Ego menunjukkan ketangguhan mental di game kelima untuk mengunci kemenangan sekaligus menjaga asa Indonesia tetap hidup di M7.
Game 5: Alter Ego Menang di Saat Paling Kritis
Game kelima berjalan jauh lebih alot dibandingkan gim sebelumnya. Kedua tim bermain hati-hati, saling menunggu kesalahan, dan memaksimalkan setiap momentum objektif.
Alter Ego tampil lebih matang di fase late game. Penguasaan peta dan disiplin rotasi membuat El Familia unggul secara ekonomi hingga 63,8K gold, berbanding 56,8K milik Team Liquid.
Pertandingan akhirnya ditutup pada menit 20:02, setelah Alter Ego menghancurkan base lawan dan memastikan kemenangan 18-14 pada papan skor kill.
Kontrol Objektif Jadi Penentu Kemenangan
Kunci keberhasilan Alter Ego terletak pada penguasaan objektif besar. Sepanjang game kelima, El Familia mengamankan 9 turret, sementara Team Liquid hanya mampu merobohkan 3 turret.
Selain itu, Alter Ego menguasai 2 Lord tanpa balasan serta mengoleksi 10 Turtle/Turtle Buff, membuat tekanan terhadap Team Liquid terus berlipat dari mid hingga late game.
Arfy Jadi Pahlawan di Game Penentuan
Performa gemilang ditunjukkan Arfy yang tampil sangat disiplin sebagai gold laner. Menggunakan hero Claude, ia terlibat dalam hampir seluruh team fight tanpa sekalipun ter-pick off.
Arfy mencatatkan KDA 1/0/13, menjadi penopang utama damage tim dengan total 87,9K damage dan 754 GPM. Ketepatan positioning dan kesabaran eksekusi membuat lini belakang Team Liquid kesulitan mencari celah.
Di sisi lain, Hijumee tampil agresif sebagai motor serangan dengan kontribusi 9 kill, memperkuat tekanan Alter Ego di setiap perebutan objektif.
Game 4 Jadi Titik Balik Mental
Sebelum drama game kelima, Alter Ego lebih dulu mengirim sinyal kebangkitan lewat dominasi mutlak di game keempat.
El Familia menutup gim tersebut hanya dalam 12 menit 19 detik.
Pada game itu, Alter Ego unggul 17-7 kill, menyapu bersih 9 turret, serta mengamankan 1 Lord dan 3 Turtle.
Kemenangan cepat tersebut mengembalikan momentum sekaligus mematahkan kepercayaan diri Team Liquid.
Perjalanan Panjang Lima Game
Seri semifinal lower bracket ini berjalan ketat sejak awal. Alter Ego unggul di game pertama, Team Liquid membalas di game kedua dan ketiga, sebelum El Familia memaksa game kelima lewat kemenangan dominan di game keempat.
Mental juara Alter Ego diuji dan dijawab dengan permainan disiplin di laga penentuan, memastikan skor akhir 3-2.
Alter Ego Tantang Selangor Red Giants Malam Ini
Kemenangan atas Team Liquid mengantar Alter Ego ke final lower bracket M7 World Championship.
El Familia dijadwalkan kembali bertanding malam ini pukul 19.00 WIB menghadapi Selangor Red Giants.
Laga tersebut menjadi penentuan terakhir sebelum Grand Final M7, sekaligus peluang emas Alter Ego untuk membawa Indonesia selangkah lebih dekat ke panggung puncak dunia.
Editor : Ockta Prana Lagawira