Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rencana Juventus Gaet En-Nesyri Terancam Batal di Detik Akhir Padahal Fenerbahce Sudah Beri Restu, Ini Alasannya

Mizan Ahsani • Minggu, 25 Januari 2026 | 10:03 WIB
Jean-Philippe Mateta dan Youssef En-Nesyri masuk radar Juventus.
Jean-Philippe Mateta dan Youssef En-Nesyri masuk radar Juventus.

Jawa Pos Radar Madiun – Drama menimpa raksasa Italia, Juventus, di bursa transfer musim dingin ini.

Niat hati ingin memboyong striker tajam Youssef En-Nesyri, Si Nyonya Tua (julukan Juventus) justru terancam gigit jari.

Padahal, kesepakatan dengan klub pemilik, Fenerbahce, sudah terkunci rapat.

Namun, di detik-detik terakhir jelang keberangkatan ke Italia, sang pemain justru berulah.

Ia dikabarkan menunda penerbangan karena masih "gagal move on" dan ingin kembali ke klub lamanya, Sevilla.

Direktur Olahraga Juventus, Marco Ottolini, yang sudah beberapa hari berada di Istanbul untuk menjemput sang pemain, dikabarkan harus pulang ke Italia malam ini dengan tangan kosong.

"Sumber Turki mengonfirmasi Ottolini kembali ke Italia malam ini, tanpa sang striker," tulis laporan tersebut.

Kronologi Drama Transfer Juventus dan En-Nesyri

Awalnya, transfer ini dianggap sudah 99 persen tuntas.

Berbagai sumber terpercaya menyebut Juventus dan Fenerbahce sepakat dengan skema peminjaman senilai €3 juta (Rp 51 Miliar) ditambah opsi pembelian permanen di akhir musim.

Nominal pembelian yang disepakati sebesar €17 juta (Rp 289 Miliar).

Bahkan, En-Nesyri dijadwalkan terbang ke Turin akhir pekan ini untuk tes medis.

Namun, Sky Sport Italia memberikan peringatan bahwa kesepakatan itu belum final karena pemain belum memberikan lampu hijau.

"Sementara kedua klub telah berjabat tangan mengenai persyaratan, pemain tetap tidak yakin," ungkap laporan tersebut.

Penyebab Kegagalan Transfer En-Nesyri

Kenapa En-Nesyri ragu ke Juventus? Ternyata, hatinya masih tertinggal di Spanyol.

Striker Maroko itu tergoda untuk kembali memperkuat Sevilla, klub yang pernah ia bela dari Januari 2020 hingga Juli 2024 sebelum dijual ke Fenerbahce seharga €19,5 juta.

"Masalahnya adalah ketertarikan yang terus berlanjut dari Sevilla, karena ini akan mewakili kembalinya En-Nesyri ke Spanyol," jelas sumber terkait.

Sikap plin-plan En-Nesyri ini dikabarkan membuat manajemen Fenerbahce berang dan terganggu dengan sikap pemainnya tersebut.

Jika transfer ini benar-benar batal, ini adalah tamparan keras kedua bagi manajemen Juventus di jendela transfer kali ini.

Sebelumnya, mereka sudah gagal mendapatkan target utama Jean-Philippe Mateta dari Crystal Palace.

Kini, kena "prank" oleh En-Nesyri tentu membuat Bianconeri panik mencari striker baru sebelum bursa ditutup. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#bursa transfer #sevilla #Juventus #fenerbahce #serie a #crystal palace #Mateta #liga italia