BANTUL - Persebaya Surabaya sukses meraih kemenangan telak 3-0 atas tuan rumah PSIM Yogyakarta pada pekan ke-18 BRI Super League.
Laga digelar di Stadion Sultan Agung, Minggu (25/1/2026) pukul 15.30 WIB, dengan wasit Thoriq Munir Alkatiri.
Gol Bajul Ijo dicetak Gali Freitas menit ke-35, disusul debut Bruno Paraiba menit ke-73, dan ditutup gol spektakuler Rahmat Irianto yang melakukan solo run hampir empat per tiga lapangan dan melewati empat pemain PSIM.
Babak Pertama: PSIM Dominan, Persebaya Efektif
PSIM langsung mengambil inisiatif permainan melalui penguasaan bola sejak awal laga.
Laskar Mataram mengandalkan umpan-umpan pendek untuk membongkar pertahanan Persebaya, namun kesulitan menembus blok rapat ala Bernardo Tavares.
Tekanan meningkat pada menit ketujuh lewat peran Ze Valente. Menit ke-8, gelandang asal Portugal itu melepaskan tembakan jarak jauh yang masih mampu ditepis Ernando Ari.
Dominasi ball possession tetap dipegang PSIM hingga menit ke-10. Persebaya memilih bermain sabar dan menunggu celah lewat serangan balik cepat.
Ernando Ari Jadi Penghalang PSIM
Persebaya sempat mengancam pada menit ke-13 melalui sepakan keras Gali Freitas yang membentur pemain belakang PSIM.
Peluang emas tuan rumah hadir pada menit ke-17.
Nermin Haljeta lolos dari kawalan dan berhadapan langsung dengan Ernando Ari, namun upaya mengecoh kiper Persebaya itu berhasil digagalkan.
Serangan PSIM banyak dibangun dari sisi kiri melalui Deri Corfe. Pada menit ke-23, Haljeta kembali menusuk lewat umpan terobosan, tetapi tembakannya diblok lini belakang Bajul Ijo.
Gol Efisien Gali Freitas
Tekanan PSIM belum membuahkan hasil hingga menit ke-28. Menit ke-29, bek Persebaya Leo Lelis menerima kartu kuning usai melanggar Haljeta.
Satu menit berselang, sepakan keras Ze Valente dari luar kotak penalti masih melenceng tipis dari gawang.
Saat PSIM terus mengendalikan laga, Persebaya justru tampil efektif. Gol pembuka tercipta pada menit ke-35 melalui proses serangan rapi.
Francisco Rivera mengirim umpan ke Bruno Moreira di kotak penalti.
Sang kapten memilih tak langsung menembak dan menyodorkan bola ke Gali Freitas, yang menuntaskannya dengan sepakan tenang ke sisi kanan gawang Cahya Supriadi.
Hingga turun minum, Persebaya unggul 0-1.
Babak Kedua: Tekanan PSIM, Ketajaman Bajul Ijo
PSIM kembali menekan di awal babak kedua. Transisi menyerang-bertahan berjalan cepat, menghadirkan laga terbuka dan intens.
Tendangan bebas Ze Valente pada menit ke-48 belum membuahkan hasil. Pertahanan Persebaya tetap disiplin dan padat.
PSIM terus mencoba lewat Fahreza Sudin dan Ezequiel Vidal, namun penyelesaian akhir kembali mentah di tangan Ernando Ari.
Persebaya mulai meningkatkan efektivitas serangan balik. Peluang demi peluang hadir lewat Malik Risaldi dan Gali Freitas, meski belum menambah gol.
Debut Bruno Paraiba dan Gol Spektakuler Rahmat Irianto
Menit ke-61, Rahmat Irianto masuk menggantikan Toni Firmansyah untuk memperkuat lini bertahan. PSIM juga melakukan pergantian pemain demi mengejar ketertinggalan.
Menit ke-70, Persebaya memasukkan Bruno Paraiba dan Pedro Matos. Keputusan itu langsung berdampak.
Menit ke-73, Bruno Paraiba mencetak gol debut.
Berawal dari long pass akurat Jefferson da Silva, Bruno menyambut bola dan melepaskan tembakan keras kaki kiri yang tak mampu dibendung Cahya Supriadi. Skor berubah menjadi 0-2.
PSIM semakin tertekan.
Puncaknya terjadi ketika Rahmat Irianto mencetak gol ketiga Persebaya.
Ia melakukan solo run panjang, melewati empat pemain PSIM tanpa terkejar, sebelum menuntaskannya dengan penyelesaian klinis. Gol ini layak menjadi kandidat gol terbaik pekan ini.
Klasemen Berubah
Kemenangan telak ini membuat Persebaya naik ke peringkat keenam klasemen sementara BRI Super League, menggeser PSIM Yogyakarta.
Peningkatan organisasi bertahan dan efektivitas transisi menyerang menjadi kunci sukses Bajul Ijo di bawah arahan Bernardo Tavares.
Susunan Pemain
PSIM Yogyakarta:
Cahya Supriadi (GK), Andy Setyo, Rendra Teddy, Raka Cahyana, Reva Adi (C), Rahmatzoda, Ze Valente, Fahreza Sudin, Ezequiel Vidal, Nermin Haljeta, Deri Corfe.
Persebaya Surabaya:
Ernando Ari (GK), Leo Lelis, Risto Mitrevski, Catur Pamungkas, Jefferson da Silva, Toni Firmansyah, Milos Raickovic, Francisco Rivera, Bruno Moreira (C), Gali Freitas, Malik Risaldi.