JAKARTA - Tekanan semakin berat bagi Alter Ego Esports pada babak Grand Final M7 World Championship.
Wakil Indonesia itu kembali menelan kekalahan pada game ketiga melawan Aurora Gaming PH.
Bermain di Tenis Indoor Senayan, Alter Ego kini tertinggal 0-3 dalam format Best of Seven (Bo7).
Hasil ini menempatkan Aurora Gaming PH di posisi match point, hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara dunia.
Game Pertama & Kedua: Fondasi Keunggulan Aurora
Pada dua game awal, Aurora tampil dominan lewat kontrol objektif dan struktur permainan disiplin.
Komposisi tank jungler khas Filipina menjadi fondasi kuat sejak early game.
Di game pertama, permainan berimbang hanya bertahan hingga menit-menit awal.
Setelah Lord pertama dan Lord kedua diamankan Aurora, tekanan berlapis membuat pertahanan Alter Ego runtuh. Game pertama ditutup pada menit 15.04.
Situasi tak banyak berubah di game kedua. Alter Ego mencoba bermain agresif sejak draft, namun Aurora mampu mengimbangi tempo cepat.
Double kill Edward, kontrol turtle, serta Lord beruntun membuat Alter Ego tertekan. Game kedua berakhir pada menit 16.05, membawa Aurora unggul 2-0.
Game Ketiga: Aurora Tak Mengendur
Memasuki game ketiga, faktor stamina mulai terlihat. Aurora datang ke Grand Final dengan waktu istirahat lebih panjang, sementara Alter Ego harus melalui sembilan pertandingan berat di lower bracket, termasuk melawan Team Liquid PH dan Selangor Red Giants.
Aurora kembali mempertahankan gaya agresif dengan tank jungler. Alter Ego mencoba meladeni permainan keras sejak awal, namun justru terjebak dalam tempo Aurora.
First blood diamankan Aurora. Skor cepat berubah menjadi 0-2, lalu 1-3, sebelum melebar menjadi 1-5. Keunggulan gold Aurora menembus 2,5 ribu hanya dalam empat menit.
Turtle kembali diamankan Aurora, memperbesar tekanan.
Alter Ego kesulitan menemukan celah. Pada menit 8.26, papan skor menunjukkan 2-12 untuk keunggulan Aurora.
Perbedaan gold melebar hingga 7 ribu. Lord pertama diamankan Aurora tanpa perlawanan berarti.
Dorongan Lord membuat posisi Alter Ego semakin sulit.
Aurora menutup game ketiga pada menit 10.55, memastikan keunggulan 3-0 dan menempatkan Alter Ego di ujung tanduk Grand Final M7.
Aurora di Ambang Sejarah
Dengan keunggulan tiga game beruntun, Aurora Gaming PH kini hanya berjarak satu kemenangan dari gelar juara dunia.
Struktur permainan solid, kontrol objektif rapi, dan efektivitas tank jungler menjadi pembeda utama sejauh ini.
Editor : Ockta Prana Lagawira