Jawa Pos Radar Madiun - Juventus mengamankan jasa Esad Deniz, talenta muda berusia 16 tahun yang sebelumnya menimba ilmu di akademi Ajax.
Bianconeri konsisten berburu pemain potensial sejak usia dini untuk dibentuk menjadi bintang masa depan.
Kepastian transfer Esad Deniz dikonfirmasi langsung oleh pakar transfer ternama Fabrizio Romano.
Seluruh proses negosiasi disebut telah rampung, dan sang pemain dijadwalkan segera menjalani tes medis sebelum resmi menjadi bagian dari proyek pengembangan Juventus.
Berikut ini profil lengkap Esad Deniz yang membuat Juventus kepincut.
Esad Deniz Tumbuh di Sistem Sepak Bola Belanda
Esad Deniz lahir di Enschede, Belanda, dan memiliki darah Turki.
Perjalanan sepak bolanya dimulai di akademi FC Berghuizen Jeugd, sebelum melanjutkan pengembangan ke Go Ahead Eagles.
Konsistensi performa di level usia muda membuat Ajax merekrutnya pada musim panas 2024.
Masuk ke lingkungan Ajax, yang dikenal sebagai salah satu akademi terbaik di Eropa, membentuk Deniz sebagai pemain dengan pemahaman taktik matang dan disiplin teknik yang kuat sejak usia remaja.
Profil dan Karakter Permainan
Di level junior, Esad Deniz dikenal sebagai penyerang modern dengan karakter serba bisa.
Ia kerap dimainkan sebagai penyerang tengah, namun juga mampu beroperasi di sisi kanan maupun kiri penyerangan.
Beberapa atribut utama Esad Deniz yang menonjol:
Memiliki kecepatan dan akselerasi yang baik seperti Kenan Yildiz
Naluri gol tinggi di dalam kotak penalti
Cerdas membaca ruang dan pergerakan bek lawan
Fleksibel dalam skema serangan
Mampu beradaptasi dengan berbagai posisi ofensif
Kombinasi tersebut menjadikannya tipe penyerang muda yang cocok dengan tren sepak bola modern. (cor)
Editor : Andi Chorniawan