Jawa Pos Radar Madiun - Derby London antara Arsenal vs Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris musim 2025/2026 berlangsung panas sejak menit awal.
Kedua tim tampil agresif dan saling menekan hingga babak pertama ditutup dengan skor imbang 1-1.
Chelsea berhasil menyamakan kedudukan berkat skema bola mati yang dieksekusi kapten tim, Reece James, lewat tendangan sudut akurat.
Arsenal Langsung Menekan
Arsenal tampil dominan sejak kick-off. Pasukan Mikel Arteta memainkan tempo cepat dengan penguasaan bola tinggi dan pressing agresif yang membuat Chelsea kesulitan mengembangkan permainan di awal laga.
Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Arsenal sukses membuka keunggulan melalui skema serangan rapi yang memanfaatkan celah di lini pertahanan The Blues.
Gol itu membuat stadion bergemuruh dan Arsenal semakin percaya diri mengontrol jalannya pertandingan.
Corner Reece James yang Apik
Tertinggal satu gol, Chelsea mulai menemukan ritme permainan. Mereka mengubah pendekatan dengan lebih sabar menunggu peluang dari bola mati dan transisi cepat.
Momentum datang saat Chelsea mendapatkan tendangan sudut di pertengahan babak pertama.
Reece James yang maju sebagai eksekutor mengirim umpan melengkung tajam ke jantung pertahanan Arsenal.
Bola berhasil melesat ke depan gawang dan berbuah gol penyeimbang. Kendati, dianggap sebagai gol bunuh diri pemain Arsenal.
Gol tersebut menjadi penyelamat Chelsea setelah sebelumnya terus berada dalam tekanan.
Duel Taktik Hingga Turun Minum
Setelah skor kembali imbang, pertandingan berlangsung semakin terbuka.
Arsenal tetap mencoba menekan melalui kombinasi lini tengah, sementara Chelsea bermain lebih tenang dengan organisasi pertahanan yang rapi.
Beberapa peluang tercipta dari kedua tim, namun tidak ada tambahan gol hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Skor 1-1 pun bertahan hingga turun minum, menjaga tensi Derby London tetap panas menuju babak kedua. (den)
Editor : Deni Kurniawan