Jawa Pos Radar Madiun - Pertandingan pekan ke-27 Liga Italia (Serie A) menyuguhkan drama luar biasa di Stadion Olimpico, Senin dinihari WIB (2/3).
AS Roma dan Juventus harus puas berbagi satu poin setelah mengakhiri laga dengan skor sama kuat 3-3.
Hasil ini membuat Giallorossi tetap bertahan di posisi keempat klasemen sementara dengan 51 poin.
Sebaliknya, Juventus harus rela turun ke posisi keenam dengan 47 poin, terpaut empat angka dari zona Liga Champions.
Jalannya Laga: Roma Sempat Menjauh
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Roma tampil menyerang sejak awal.
Kebuntuan pecah pada menit ke-39 saat Wesley Franca menyambar umpan Niccolo Pisilli untuk membawa Roma unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Juventus merespons cepat lewat gol Francisco Conceicao di menit ke-47.
Namun, skuad asuhan Gian Piero Gasperini kembali mengamuk.
Dua gol tambahan masing-masing dari Evan Ndicka (54’) dan tendangan indah Donyell Malen (65’) membuat Roma tampak akan memenangkan laga dengan skor 3-1.
Baca Juga: Hasil Manchester United vs Crystal Palace: Menang Skor 2-1, MU Gusur Aston Villa
Mentalitas Bianconeri: Comeback Menit Akhir
Juventus menunjukkan karakter pantang menyerah yang luar biasa. Harapan muncul pada menit ke-78 melalui gol Jeremie Boga yang memanfaatkan bola rebound.
Puncaknya terjadi pada masa injury time. Federico Gatti menjadi pahlawan bagi Si Nyonya Tua setelah menyambar bola liar di kotak penalti Roma pada menit ke-90+3.
Skor 3-3 menutup laga yang penuh emosi ini.
Baca Juga: Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Menangi Derby London, Jauhi Kejaran Manchester City
Respons Luciano Spalletti
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengaku memiliki perasaan campur aduk terkait hasil imbang ini.
Ia memuji reaksi para pemainnya namun mengkritik kelalaian di lini pertahanan.
"Jika kita bicara soal reaksi, saya senang. Tapi melihat proses kebobolan gol kedua dan ketiga, kami terlalu lamban," ujar Spalletti kepada DAZN Italia.
"Para pemain percaya, mereka berjuang kembali, tapi kami sendiri yang menempatkan diri dalam situasi sulit tersebut," sambungnya.
Meski baru saja mengalami pekan yang berat setelah tersingkir dari Liga Champions oleh Galatasaray melalui babak tambahan, Spalletti menegaskan target utama timnya.
Juventus ia targetkan mengamankan posisi empat besar. (naz)
Editor : Mizan Ahsani