Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Update Finalissima 2026: Venue Argentina vs Spanyol Berpotensi Pindah, La Furia Roja Terancam Tak Diperkuat Pemain Kunci

Mizan Ahsani • Senin, 9 Maret 2026 | 04:39 WIB

Finalissima 2026 mempertemukan Argentina yang dipimpin Lionel Messi dan Spanyol yang diperkuat Lamine Yamal.
Finalissima 2026 mempertemukan Argentina yang dipimpin Lionel Messi dan Spanyol yang diperkuat Lamine Yamal.

Jawa Pos Radar Madiun - Tanda tanya mengiringi laga akbar bertajuk Finalissima 2026. Pertandingan yang mempertemukan Argentina vs Spanyol itu sedianya dihelat 27 Maret mendatang.

Namun berbagai dinamika baik di dalam maupun luar lapangan agaknya mempengaruhi pertandingan sarat emosi ini.

Finalissima 2026 masih dibayangi ketidakpastian soal lokasi pertandingan.

UEFA sebelumnya menetapkan laga juara Euro 2024, Spanyol, melawan kampiun Copa America 2024, Argentina, digelar di Lusail Stadium, Qatar.

Namun, rencana itu kini terancam berubah. UEFA menunda keputusan final soal venue karena situasi keamanan di Qatar belum sepenuhnya kondusif setelah meningkatnya ketegangan kawasan Teluk.

Reuters melaporkan keputusan akhir soal venue baru akan diambil menjelang akhir pekan depan. 

Ketidakpastian itu muncul setelah Federasi Sepak Bola Qatar menangguhkan berbagai turnamen dan pertandingan di negaranya.

Gangguan keamanan regional, termasuk serangan rudal Iran dan penutupan sejumlah agenda olahraga, membuat laga Spanyol kontra Argentina ikut masuk daftar yang dipertimbangkan ulang.

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente juga sudah memberi sinyal bahwa mencari venue alternatif adalah langkah yang masuk akal selama situasi di Qatar belum jelas.

Menurut laporan Diario AS, De la Fuente mendorong opsi pemindahan lokasi agar persiapan tim menuju Piala Dunia 2026 tidak terganggu.

Di sisi lain, Timnas Spanyol berpotensi tampil tanpa Nico Williams saat menghadapi Argentina pada ajang Finalissima 2026.

Winger Athletic Bilbao itu masih dibayangi masalah kebugaran, sementara pelatih Athletic, Ernesto Valverde, menegaskan timnya akan menunggu sampai sang pemain benar-benar pulih sebelum kembali dimainkan.

Situasi itu membuat peluang Nico tampil di duel besar melawan Argentina pada akhir Maret nanti ikut disorot.

Sampai saat ini, belum ada kepastian apakah pemain berusia 23 tahun tersebut bisa langsung kembali ke kondisi terbaik untuk memperkuat Spanyol.

Di tengah situasi itu, narasi besar Finalissima 2026 tetap sangat kuat. Laga ini dipandang bukan sekadar duel perebutan trofi antarbenua, melainkan juga pertemuan dua generasi.

Lionel Messi sebagai ikon Argentina melawan generasi baru Spanyol yang dipimpin Lamine Yamal.

Finalissima sendiri merupakan pertandingan resmi yang mempertemukan juara Copa America dengan kampiun Piala Eropa di bawah koordinasi CONMEBOL dan UEFA.

Argentina datang dengan modal sejarah manis. Pada edisi terakhir tahun 2022, La Albiceleste mengalahkan Italia 3-0 di Wembley, lalu melanjutkan momentum itu hingga menjadi juara Piala Dunia 2022.

Salah satu venue yang paling identik dengan Argentina adalah Lusail Stadium, tempat mereka mengangkat trofi dunia pada Desember 2022.

Untuk sekarang, selama keputusan UEFA belum keluar, seluruh skenario masih terbuka. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#nico williams #Finalissima 2026 #spanyol #argentina #qatar #lionel messi #lamine yamal