JAKARTA - Timnas Voli Indonesia akan menghadapi tantangan baru pada ajang SEA V League 2026, turnamen bola voli Asia Tenggara yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 dengan format dua leg.
Informasi tersebut disampaikan oleh Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) melalui unggahan di akun media sosial resmi @indonesian_volleyball.
SEA V League menjadi salah satu agenda penting bagi skuad Merah Putih setelah sebelumnya dijadwalkan tampil pada AVC Nations Cup 2026 yang berlangsung pada 20–28 Juni di India.
Filipina Tuan Rumah Leg Pertama
SEA V League 2026 akan dimulai dengan leg pertama di Filipina yang dijadwalkan berlangsung pada 15–19 Juli 2026.
Sementara itu, Indonesia akan menjadi tuan rumah leg kedua yang dijadwalkan berlangsung pada 22–26 Juli 2026.
Meski jadwal sudah ditetapkan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai kota maupun venue pertandingan di masing-masing negara tuan rumah.
Peserta Bertambah Jadi Enam Negara
Perubahan mencolok pada SEA V League 2026 adalah jumlah peserta yang meningkat.
Jika pada edisi sebelumnya hanya diikuti empat tim, tahun ini turnamen kategori putra akan diikuti oleh enam negara Asia Tenggara.
Enam tim yang akan berpartisipasi adalah:
• Indonesia
• Filipina
• Thailand
• Vietnam
• Myanmar
• Kamboja
Myanmar akan menjalani debutnya di SEA V League 2026, sementara Kamboja sebelumnya sudah tampil pada edisi 2025.
Potensi Debut Pelatih Baru
SEA V League 2026 juga diperkirakan menjadi turnamen pertama bagi pelatih baru Timnas Voli Indonesia.
PBVSI disebut tengah menyiapkan pelatih asal Brasil untuk menangani tim nasional.
Nama Marco Antonio Queiroga belakangan muncul sebagai kandidat kuat untuk menggantikan pelatih sebelumnya, Jeff Jiang Jie.
Namun hingga saat ini PBVSI belum mengumumkan secara resmi penunjukan pelatih asal Brasil tersebut.
Dengan format baru serta bertambahnya jumlah peserta, SEA V League 2026 diprediksi akan menghadirkan persaingan yang lebih ketat bagi Timnas Voli Indonesia. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira