Jawa Pos Radar Madiun - Perburuan gelar Scudetto musim ini kembali terbuka lebar. Inter Milan gagal mengunci dominasi mereka setelah menyerah 1-0 dari rival sekota, AC Milan, dalam laga penuh tensi di San Siro, Minggu (8/3) malam.
Gol tunggal Pervis Estupinan memastikan keunggulan 10 poin milik Nerazzurri kini terpangkas menjadi tujuh poin saja.
Krisis Lini Depan
Inter tampil pincang tanpa duo mesin gol, Marcus Thuram yang terserang flu dan Lautaro Martinez yang cedera.
Baca Juga: Jadwal Libur Sekolah Lebaran 2026 Resmi Ditetapkan, Siswa Libur Lebih dari Sepekan
Pelatih Cristian Chivu terpaksa menurunkan duet muda Francesco Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny yang tampak kesulitan menembus blokade pertahanan rendah AC Milan.
"Lini depan kami masih muda. Mereka tidak melakukan apa yang biasanya kami tuntut, tapi itu bukan alasan. Kami kurang dinamis dan tempo permainan terlalu lambat," ujar Chivu kepada DAZN Italia.
Kutukan Sejarah Derby
Kekalahan ini membawa awan mendung bagi ambisi juara Inter.
Secara historis, baik Inter maupun Milan belum pernah memenangkan Scudetto di musim yang sama jika mereka kalah dalam dua edisi Derby della Madonnina sekaligus.
Sebelumnya, Inter juga takluk 1-0 dari Milan pada November lalu.
Meski begitu, Chivu tetap tenang menghadapi sisa 10 pertandingan liga.
"Kami masih punya keunggulan tujuh poin. Tidak ada yang akan berubah secara drastis meskipun kami menang malam ini. Kami hanya perlu membangun kembali apa yang sudah kami kerjakan," tegasnya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani