Jawa Pos Radar Madiun – Banyak orang yang masih bingung: apakah lari di treadmill sama efektifnya dengan lari di aspal?
Apakah salah satunya lebih unggul dari yang lain dalam membakar kalori atau meningkatkan stamina?
Menjawab pertanyaan ini, dokter sekaligus influencer kesehatan, dokter Tirta, menjelaskan bahwa lari di treadmill dan di aspal sebenarnya memiliki fungsi yang saling melengkapi, bukan untuk dibandingkan secara mutlak.
Menurut dokter Tirta, lari di atas treadmill menawarkan lingkungan yang stabil dan terkontrol.
Tidak ada gesekan jalanan, tidak ada terpaan angin, serta suhu ruangan yang cenderung dingin berkat AC.
“Lari di treadmill sangat bagus untuk membangun form atau teknik lari. Karena di situ kalian bisa steady untuk membangun form dengan benar,” ujar dr. Tirta.
Treadmill juga memungkinkan pengguna untuk melatih lari di tanjakan dengan fitur incline yang bisa diatur.
Ini sangat efektif untuk meningkatkan kekuatan otot kaki dan daya tahan tubuh secara konsisten.
Tak hanya itu, treadmill juga biasa digunakan untuk mengukur VO2 Max, yakni kemampuan maksimal tubuh dalam menyerap oksigen saat aktivitas intens.
Semakin tinggi angka VO2 Max, maka semakin bagus kapasitas aerobik dan performa fisik seseorang.
Sementara itu, lari di aspal alias outdoor memberikan tantangan yang lebih kompleks.
Pelari harus menghadapi kondisi lingkungan seperti angin samping, permukaan jalan yang kasar, bahkan cuaca panas atau hujan.
Tantangan ini justru melatih tubuh untuk beradaptasi dalam kondisi yang tidak terduga.
“Pace lari di treadmill cenderung tertata karena disesuaikan dengan mesin. Sedangkan saat lari di luar, pace bisa kita atur sendiri, lebih fleksibel,” jelas dr. Tirta.
Dari sisi psikologis, lari di alam terbuka juga bisa memberikan efek positif seperti meredakan stres, memperbaiki mood, hingga meningkatkan fokus berkat paparan sinar matahari dan pemandangan sekitar.
Dokter Tirta menegaskan, tidak ada yang lebih baik antara treadmill dan aspal.
Yang penting adalah tujuan latihan. Bagi yang ingin meningkatkan teknik, kecepatan, dan data terukur, treadmill adalah pilihan ideal.
Sedangkan bagi yang ingin melatih stamina dalam kondisi nyata dan meningkatkan ketahanan adaptif, lari outdoor adalah jawabannya.
“Gunakan dua-duanya secara bergantian untuk hasil latihan yang lebih optimal,” tutupnya.
Editor : Ockta Prana Lagawira