Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Makna Angpao Imlek: Nominal Pembawa Hoki, Tren E-Hongbao yang Kian Populer, hingga Pantangan yang Perlu Diketahui

AA Arsyadani • Senin, 16 Februari 2026 | 16:31 WIB

 

Ilustrasi angpao imlek
Ilustrasi angpao imlek

Jawa Pos Radar Madiun - Setiap perayaan Tahun Baru Imlek, ada satu momen yang selalu dinanti: pembagian angpao.

Amplop merah berisi uang ini bukan sekadar tradisi berbagi, melainkan simbol doa, harapan, dan keberuntungan di awal tahun yang baru.

Suasana keluarga terasa lebih hangat saat anak-anak menerima angpao dengan wajah sumringah, sementara orang dewasa tersenyum melihat kebahagiaan sederhana itu.

Tapi tahukah kamu? Di balik amplop merah tersebut, tersimpan filosofi mendalam yang sering kali terlewatkan.

Angpao Bukan Sekadar Uang

Dalam budaya Tionghoa, angpao dikenal sebagai hongbao yang berarti amplop merah.

Warna merah dipilih bukan tanpa alasan. Ia melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, energi positif, serta perlindungan dari hal-hal buruk.

Memberikan angpao berarti menyelipkan doa agar penerimanya mendapatkan kesehatan, rezeki lancar, dan kehidupan yang lebih baik sepanjang tahun.

Jadi, esensinya bukan pada nominal, melainkan pada niat dan makna di balik pemberian tersebut.

Secara tradisional, pasangan yang sudah menikah memberikan angpao kepada anak-anak dan anggota keluarga yang belum menikah.

Ini menjadi simbol berbagi berkah dari mereka yang dianggap telah lebih mapan secara kehidupan.

Baca Juga: Promo Imlek 2577! Tiket Sunrise dan Sunset Candi Borobudur cuma Rp350 Ribu, Rayakan Tahun Kuda Api Lebih Sakral nan Spektakuler

Nominal Angpao: Haruskah Besar?

Pertanyaan klasik setiap Imlek: berapa isi angpao yang “pantas”?

Jawabannya sederhana: tidak ada angka baku. Semua kembali pada kemampuan dan kedekatan hubungan.

Namun, ada beberapa angka yang dipercaya membawa keberuntungan:

Angka genap: melambangkan keseimbangan dan harmoni.

Angka 8: dianggap sangat hoki karena pelafalannya dalam bahasa Mandarin mirip dengan kata “makmur”.

Angka 4: biasanya dihindari karena bunyinya menyerupai kata “kematian”.

Yang terpenting, jangan memaksakan nominal besar demi gengsi.

Nilai simbolis dan ketulusan jauh lebih utama dibandingkan jumlah uang di dalam amplop.

Siapa yang Berhak Memberi dan Menerima?

Pemberi angpao: orang yang sudah menikah.

Penerima angpao: anak-anak dan yang belum menikah.

Namun seiring waktu, praktiknya menjadi lebih fleksibel.

Banyak yang kini memberikan angpao kepada orang tua sebagai bentuk bakti, atau kepada karyawan dan rekan kerja sebagai simbol apresiasi dan doa baik di awal tahun.

Budaya berkembang, tetapi maknanya tetap sama: berbagi keberuntungan.

Pantangan yang Sering Diabaikan

Meski terlihat sederhana, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan:

  1. Gunakan uang baru dan rapi. Uang kusut atau sobek dianggap kurang sopan dan tidak mencerminkan awal yang baik.

  2. Gunakan amplop merah. Warna lain tidak memiliki makna simbolis yang sama saat Imlek.

  3. Berikan dengan dua tangan sebagai tanda hormat.

Hal-hal kecil ini menunjukkan kesungguhan dan penghormatan kepada penerima.

Bagaimana dengan Angpao Digital?

Di era modern, angpao tak lagi selalu berbentuk fisik. Transfer bank dan dompet digital kini menjadi alternatif praktis, terutama bagi keluarga yang terpisah jarak.

Secara makna, angpao digital tetap sah selama niat berbagi dan doa baik tetap ada. Namun, bagi banyak orang, menerima amplop merah secara langsung tetap menghadirkan sensasi emosional yang sulit tergantikan.

Karena itu, tak ada salahnya menggabungkan keduanya: praktis sekaligus tetap menjaga nilai tradisi.

Angpao saat Imlek bukan sekadar tradisi tahunan. Ia adalah simbol harapan baru, berbagi kebahagiaan, dan mempererat hubungan keluarga.

Jadi, sebelum kamu membagikan amplop merah tahun ini, pastikan kamu memahami maknanya agar tidak sekadar memberi, tapi juga menghadirkan doa dan keberuntungan yang sesungguhnya. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#Angpao digital #tradisi imlek #hongbao angpao #angpao