Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tingkatkan Pelayanan dan Inovasi menuju WBBM, Puskesmas Sumbersari Tandatangani Pakta Integritas

Titis Osi Kurniawan • Senin, 9 Februari 2026 | 17:28 WIB
INTEGRITAS: Puskesmas Sumbersari dengan seluruh lintas sektor menggaungkan deklarasi dan komitmen bersama meningkatan pelayanan kesehatan.
INTEGRITAS: Puskesmas Sumbersari dengan seluruh lintas sektor menggaungkan deklarasi dan komitmen bersama meningkatan pelayanan kesehatan.

 

Jawa Pos Radar Madiun – Ada berbagai langkah dilakukan Puskesmas Sumbersari menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Salah satunya menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) lintas sektor pertama 2026.

Dalam FKP tersebut juga dilakukan penandatanganan pakta integritas yang diikuti seluruh peserta yang hadir dalam forum tersebut. 

Kepala Puskesmas Sumbersari, drg. Sri Rejeki Eka Dayanti menjelaskan, FKP membahas berbagai agenda strategis, mulai dari capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP), hingga hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) tahun 2025.

“Dalam forum ini kami juga membahas isu nasional seperti CKG, TBC, HIV, MBG, dan stunting, serta memaparkan berbagai inovasi yang telah kami jalankan,” ujarnya selepas kegiatan yang berlangsung di RM Icha Orient Tarzan, kemarin (5/2).

Dia menjelaskan, dari 12 indikator SPM, sebagian besar telah memenuhi target yang ditetapkan.

Meski masih terdapat beberapa indikator yang belum tercapai, pihaknya optimistis dapat menuntaskannya pada tahun ini.

“Kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar seluruh indikator SPM bisa tercapai secara maksimal di 2026,” katanya.

Sementara itu, hasil Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) menunjukkan capaian yang sangat baik.

Dari lima klaster penilaian, Puskesmas Sumbersari meraih nilai kinerja sebesar 95,19 persen.

KOMITMEN: Kepala Puskesmas Sumbersari, drg. Sri Rejeki Eka Dayanti menandatangani pakta integritas menuju WBBM.
KOMITMEN: Kepala Puskesmas Sumbersari, drg. Sri Rejeki Eka Dayanti menandatangani pakta integritas menuju WBBM.

“Lima klaster meliputi manajemen, pelayanan KIA, pelayanan dewasa dan lansia, penanggulangan penyakit menular, serta dukungan lintas klaster. Alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan,” terang Sri Rejeki.

Tak hanya itu, survei kepuasan masyarakat periode Januari hingga Desember 2025 menunjukkan rata-rata nilai 93,65 (kategori sangat baik).

Tren penilaian sempat menurun di pertengahan tahun, namun kembali meningkat pada triwulan terakhir.

“Ini menunjukkan adanya perbaikan mutu layanan secara berkelanjutan yang terus kami lakukan,” ungkapnya.

Persepsi antikorupsi juga mencatatkan nilai tinggi dengan rata-rata 99,36. Bahkan, pada beberapa bulan mencapai nilai sempurna.

“Capaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap integritas, transparansi, dan komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang bersih dari praktik korupsi,” tegas Sri Rejeki.

Terkait isu nasional seperti CKG, TBC, HIV, dan MBG, Puskesmas Sumbersari terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan pihak terkait.

Upaya tersebut juga didukung dengan berbagai inovasi layanan.

“Kami menghadirkan AWASI KAMI, SIAP-MBG, dan Cemilan Bu Celin sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas pelayanan,” jelasnya.

Inovasi Cemilan Bu Celin berhasil meraih penghargaan sebagai finalis Top Inovasi KIPP 2025 kelompok replikasi dari Kemenpan RB.

Terlebih untuk saat ini Puskesmas Sumbersari terus berinovasi dengan memberikan fasilitas kesehatan terbaik khususnya penyandang disabilitas, meliputi tempat parkir disabilitas, guiding block, hingga tulisan braille di setiap ruangan.

Pun dilengkapi pojok laktasi dan pojok bermain untuk anak.

“Segala upaya ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi demi pelayanan kesehatan yang lebih baik,” tuturnya.

Pelaksanaan FKP berlangsung dinamis dan interaktif dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Inspektorat, Dinas Kesehatan, camat, Kapolsek Saradan, Danramil Saradan, hingga kepala desa dan tokoh masyarakat. “Semua pihak memberikan masukan dan kritik membangun demi peningkatan mutu layanan,” kata Sri Rejeki. (osi/*/aan)

Editor : Mizan Ahsani
#pelayanan #madiun #wbbm #inovasi #Wilayah Birokrasi Bersih Melayani #Puskesmas