Jawa Pos Radar Madiun - Baca komik One Piece 1169 RAW membuka rahasia hakikat kontrak dengan Imu.
Dalam percakapannya dengan Scopper Gaban, Shanks menjelaskan mengapa dirinya tidak sepenuhnya berada di bawah kendali Imu.
Berbeda dengan Harald yang masuk dalam kendali sang penghuni takhta kosong itu.
Simbol Perjanjian Laut Dangkal
Shanks menunjukkan tanda di lengan kirinya sebagai bukti fisik dari sebuah ikatan lama.
Dia mengungkap bahwa dirinya dan Harald pernah membuat Perjanjian Laut Dangkal dengan entitas yang disebut “Yang Agung” alias Imu di Tanah Suci Marijoa.
Perjanjian ini bukan sekadar simbol kekuasaan, melainkan kontrak yang memiliki konsekuensi mutlak.
Menurut penjelasan Shanks, bahkan dalam tingkat terendahnya, perjanjian tersebut tetap bersifat absolut selama seseorang masih berada dalam jangkauan kekuatan Imu.
Dalam kondisi itu, melawan perintah bukanlah sebuah pilihan.
Kehendak pribadi akan ditekan sepenuhnya oleh suara Yang Agung.
Bagi Gaban di cerita baca komik One Piece 1169 RAW, kekuatan ini terasa mengerikan. Dia menggambarkannya bukan sebagai kekuatan fisik semata.
Melainkan dominasi yang menggerogoti kehendak, kesadaran, dan kebebasan seseorang.
Shanks kemudian menjelaskan perbedaan krusial antara dirinya dan Harald.
Perjanjian Laut Dangkal Terbatas oleh Jarak
Saat mereka berada jauh dari Marijoa dan keluar dari jangkauan langsung Imu, Shanks dapat menunjukkan jati dirinya yang sebenarnya.
Dalam kondisi itulah Shanks jujur kepada Harald, hingga akhirnya Harald menyadari bahwa Shanks adalah bagian dari Bajak Laut Rambut Merah.
Kejujuran tersebut menjadi awal hubungan mereka sebagai sahabat.
Harald sendiri percaya bahwa bergabung dengan Ksatria Dewa adalah jalan untuk melindungi Elbaph dengan menempatkannya di bawah naungan Pemerintah Dunia.
Namun Shanks menegaskan bahwa keputusan itu justru akan membawa Harald ke dalam perjanjian tingkat tinggi, kontrak yang jauh lebih berbahaya dibanding Perjanjian Laut Dangkal.
Perjanjian tingkat tinggi yang disebut Perjanjian Laut Dalam itu mengikat Holy Knights dengan anugerah kekuatan luar biasa.
Yakni, tubuh supermanusia, keabadian, serta kemampuan menciptakan “Abyss” untuk menembus jarak yang sangat jauh.
Namun harga yang harus dibayar sangat mahal. Suara Yang Agung akan terus mengikuti mereka ke mana pun pergi, tanpa batas jarak.
Dalam kondisi tersebut, menolak perintah menjadi mustahil.
Harald akan kehilangan hak paling dasar sebagai individu untuk berkata “tidak”.
Shanks dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak pernah percaya Pemerintah Dunia akan menepati janji setelah belenggu itu ditarik sepenuhnya.
Baca komik One Piece 1169 RAW menegaskan bahwa kebebasan Shanks bukan karena kebal terhadap Imu, melainkan karena batas jangkauan kekuatan Perjanjian Laut Dangkal.
Selama berada di luar pengaruh langsung Marijoa, Shanks masih memiliki kehendak bebas.
Sebaliknya, Harald yang melangkah ke perjanjian lebih tinggi akhirnya kehilangan segalanya. (cor)
Editor : Andi Chorniawan