JAKARTA - Meta dikabarkan tengah menyiapkan layanan premium untuk WhatsApp yang memungkinkan pengguna menikmati fitur tambahan melalui sistem berlangganan.
Paket premium tersebut disebut bernama WhatsApp Plus. Layanan ini dirancang untuk memberikan pengalaman penggunaan aplikasi yang lebih personal melalui berbagai fitur kustomisasi.
Informasi tersebut dilaporkan oleh AndroidPolice, yang menyebut bahwa layanan premium ini akan menghadirkan sejumlah opsi personalisasi tampilan aplikasi.
Fitur Kustomisasi Jadi Daya Tarik Utama
Dalam paket langganan WhatsApp Plus, pengguna disebut akan mendapatkan berbagai pilihan tampilan baru.
Beberapa fitur yang disiapkan antara lain:
• 14 ikon aplikasi baru
• Pilihan warna aksen tambahan
• Tema aplikasi yang lebih beragam
Fitur tersebut memungkinkan pengguna menyesuaikan tampilan WhatsApp sesuai preferensi mereka.
Bisa Pin Hingga 20 Chat
Selain kustomisasi tampilan, WhatsApp Plus juga disebut akan meningkatkan jumlah chat yang dapat dipin.
Jika saat ini pengguna hanya bisa menyematkan tiga obrolan, paket premium nantinya memungkinkan hingga 20 chat untuk dipin di bagian atas daftar percakapan.
Fitur ini dinilai cukup bermanfaat bagi pengguna yang aktif menggunakan WhatsApp untuk komunikasi sehari-hari.
Stiker Eksklusif dan Reaksi Pesan Baru
WhatsApp Plus juga dikabarkan akan menghadirkan sejumlah fitur tambahan lainnya.
Beberapa di antaranya adalah:
• Stiker eksklusif
• Nada dering khusus
• Reaksi pesan yang lebih imersif
Meta diperkirakan akan terus menambah fitur premium untuk meningkatkan nilai dari layanan berlangganan tersebut.
WhatsApp Tetap Bisa Digunakan Gratis
Meski menawarkan layanan berbayar, WhatsApp tetap akan tersedia secara gratis bagi seluruh pengguna.
WhatsApp Plus hanya menjadi opsi tambahan bagi pengguna yang menginginkan fitur lebih lengkap.
Menariknya, saat pertama kali diluncurkan, WhatsApp sebenarnya sempat menjadi layanan berbayar sebelum akhirnya digratiskan.
Kini, Meta Platforms tampaknya kembali mencoba strategi monetisasi melalui fitur berbasis langganan.
Strategi Baru Monetisasi WhatsApp
Selama ini Meta lebih banyak mengandalkan iklan sebagai sumber pendapatan dari platformnya.
Namun monetisasi melalui iklan di WhatsApp tidak semudah Facebook atau Instagram karena sifatnya sebagai layanan pesan pribadi.
Meta sendiri sudah memiliki layanan berlangganan bernama Meta Verified, termasuk di WhatsApp, dengan biaya sekitar US$15 (Rp253.725) per bulan.
Layanan tersebut ditujukan untuk bisnis agar lebih mudah berinteraksi dengan konsumen dan melindungi identitas merek.
Sementara itu, WhatsApp Plus diperkirakan lebih difokuskan kepada pengguna individu yang ingin mendapatkan pengalaman penggunaan aplikasi yang lebih personal.
Hingga kini Meta belum mengumumkan secara resmi harga maupun tanggal peluncuran WhatsApp Plus.
Editor : Ockta Prana Lagawira