Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stikes BHM Madiun Akan Bertransformasi Jadi Universitas, Hadirkan Prodi Baru dan Lulusan Unggul

A
Penulis: Archi❯
Ketua Stikes BHM Madiun Retno Widiarini menerima penghargaan Outstanding University dari Direktur Jawa Pos Radar Madiun Marsudi Nurwahid.
Ketua Stikes BHM Madiun Retno Widiarini menerima penghargaan Outstanding University dari Direktur Jawa Pos Radar Madiun Marsudi Nurwahid.

Jawa Pos Radar Madiun - Di tahun 2025, kampus yang telah berdiri sejak 19 tahun lalu ini mempersiapkan diri bertransformasi menjadi universitas.


Advertisement

Ketua Stikes BHM Madiun Retno Widiarini menyebut dua program studi baru disiapkan untuk mendukung transformasi, yakni S1 Bisnis Digital dan S1 Pendidikan Teknologi Informasi.

‘’Langkah ini untuk memperluas bidang keilmuan dan mencetak lulusan yang siap bersaing,” ujarnya.

Saat ini Stikes BHM memiliki enam prodi, meliputi S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Farmasi, D3 Farmasi, dan D3 Rekam Medik.

Penguatan mutu dilakukan dengan menambah dosen bergelar S3, menghadirkan laboratorium berstandar akreditasi, dan fasilitas uji kompetensi nasional.

‘’Kami siapkan lima dosen unggul di tiap prodi dan sarana modern untuk mendukung kualitas pembelajaran,’’ terangnya.

Advertisement

Stikes BHM juga memperluas jejaring kerja sama, mulai rumah sakit di Madiun Raya, RS Jiwa Surakarta, hingga perusahaan farmasi di Bandung, Gresik, dan Pasuruan.

Kerja sama ini menjamin mahasiswa mendapat pengalaman praktik sesuai dunia kerja.

Komitmen biaya terjangkau menjadi prioritas. Administrasi dibuat sederhana agar kuliah dapat diakses semua kalangan, termasuk mahasiswa dari luar Jawa.

‘’Kami berupaya tidak mematikan mimpi anak-anak yang ingin kuliah, apapun latar belakangnya,” tegas Retno.

Enam MoU sudah diteken dengan institusi di Thailand dan Malaysia, dan alumni telah berkarier di Kuwait dan Jepang.

‘’Sinergi dengan alumni menjadi kunci membuka jejaring globa. Semua upaya Ini bukan sekadar branding, tapi cara memperluas manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Berbagai terobosan tersebut menjadikan Stikes BHM Madiun layak meraih penghargaan Outstanding University pada Radar Madiun Awards 2025. (chi/naz/*)

Advertisement
Editor : Mizan Ahsani
Sumber : Radar Madiun

Artikel Terkait

Takut Ketahuan Sakit, Warga Pacitan Enggan Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Takut Ketahuan Sakit, Warga Pacitan Enggan Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Realisasi Cek Kesehatan Gratis di Pacitan baru capai 40 persen. Dinkes sebut sebagian warga enggan diperiksa karena takut mengetahui penyakitnya.

Aplikasi SERASI Polije PSDKU Ngawi Bantu Ungkap Masalah Kesehatan Lansia, Mayoritas Hipertensi

Aplikasi SERASI Polije PSDKU Ngawi Bantu Ungkap Masalah Kesehatan Lansia, Mayoritas Hipertensi

Sebanyak 71,3 persen lansia di Kabupaten Ngawi terdeteksi mengidap hipertensi. Riset Polije PSDKU Ngawi melalui aplikasi SERASI mengungkap obesitas dan stres sebagai pemicu utama.

Berkat Inovasi Jawara, RSUD Dolopo Diganjar Penghargaan Trusted Hospital

Berkat Inovasi Jawara, RSUD Dolopo Diganjar Penghargaan Trusted Hospital

RSUD Dolopo memperluas pelayanan kepada pasien hingga selepas menjalani rawat inap. Melalui inovasi Jawara, pasien mendapat fasilitas antar gratis sampai rumah dengan dukungan kru profesional.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer