Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Tradisi Sucikan Diri Usai Cap Go Meh, Buang Sial hingga Perbanyak Berbuat Baik

Erlita H • Senin, 26 Februari 2024 | 15:15 WIB
IBADAH: Peribadatan dilakukan warga Tionghoa di TITD Hwie Ing Kiong sebagai bentuk tradisi penyucian diri usai perayaan Cap Go Meh kemarin (25/2). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
IBADAH: Peribadatan dilakukan warga Tionghoa di TITD Hwie Ing Kiong sebagai bentuk tradisi penyucian diri usai perayaan Cap Go Meh kemarin (25/2). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Masyarakat Tionghoa Madiun ingin menjadi lebih baik. Itu diwujudkan dalam serangkaian perayaan Imlek 2024. Termasuk, upacara tradisi dengan cara menyucikan diri. ‘’Buang sial, kalau orang Jawa istilahnya semacam ruwatan,’’ kata Pemimpin Upacara Bhikkhu Nyana Vijjananda MT di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hwie Ing Kiong Kota Madiun, kemarin (25/2).

Tradisi buang sial itu dilaksanakan pagi hari usai cap go meh. Dari upacara tersebut, diharapkan bisa membuang jauh kesialan. Pun ke depan, bisa lebih sukses, bahagia, sehat, dan bisa mempertahankan kebahagiaan yang telah diperoleh. ‘’Sesuai makna tahun Naga Kayu,’’ ungkapnya.

Di tahun ini, diharap memperbanyak melakukan kebajikan. Saling tolong antar-manusia. Pun, perbuatan baik yang lain. ‘’Ibarat orang Jawa ngunduh pakertine dewe, apa yang kita petik adalah hasil yang kita tanam,’’ pungkasnya. (mg1/den/her)

Editor : Hengky Ristanto
#imlek #Hwie Ing Kiong #cap go meh