Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Cara SMPN 9 Madiun Jauhkan Siswa dari HP, Main Permainan Tradisional

Erlita H • Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:31 WIB
Siswa SMPN 9 Madiun memainkan berbagai permainan tradisional dalam program Mantra 9 yang digelar rutin setiap Rabu genap. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Siswa SMPN 9 Madiun memainkan berbagai permainan tradisional dalam program Mantra 9 yang digelar rutin setiap Rabu genap. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

KOTA MADIUN – SMPN 9 Madiun membiasakan permainan tradisional sebagai aktivitas rutin siswa.

Program bertajuk Mantra 9 digelar setiap Rabu genap dan diikuti seluruh siswa kelas VII hingga IX.

Sedikitnya 430 siswa terlibat dalam kegiatan tersebut.

Beragam permainan tradisional dimainkan, mulai gasing, congklak, lompat tali, bekel, hingga engklek.

Para guru turut mendampingi sekaligus ikut bermain bersama siswa di halaman sekolah.

Kepala SMPN 9 Madiun, Ida Sulistyaningsih, menjelaskan pembiasaan permainan tradisional bertujuan melestarikan budaya lokal sekaligus mengurangi ketergantungan siswa terhadap gawai.

“Anak-anak jadi lebih aktif bergerak, berinteraksi, dan tidak bergantung pada handphone,” ujarnya, Sabtu (31/1).

Selain itu, aktivitas fisik dinilai mampu melatih motorik sekaligus membangun interaksi sosial antarsiswa.

Program Mantra 9 sendiri berawal dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan telah berjalan selama dua tahun terakhir.

Berdasarkan evaluasi sekolah, kegiatan tersebut berdampak positif terhadap pembentukan karakter siswa.

Nilai kebersamaan, kerja sama, komunikasi, dan kekompakan semakin kuat, sekaligus menekan potensi perundungan di lingkungan sekolah.

Guru IPA SMPN 9 Madiun, Hikmah Fatimah, menambahkan permainan tradisional juga menjadi sarana pengenalan budaya kepada siswa di tengah arus digitalisasi.

Selain mengasah fisik, kegiatan ini melatih tanggung jawab dan kerja sama.

“Nilai-nilai kebudayaan Indonesia bisa ditanamkan lewat permainan sederhana,” katanya.

Salah satu siswa kelas VIII, Dimas Juwadi Prasetyo, mengaku lebih senang bermain permainan tradisional karena bisa dilakukan bersama teman-teman.

“Main permainan tradisional itu bareng-bareng, jadi lebih akrab dan seru,” ujarnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Profil Pelajar Pancasila #SMPN 9 Madiun #permainan tradisional #Mantra 9 #pendidikan karakter #madiun #Rabu genap tanpa gawai