Jawa Pos Radar Madiun – Libur panjang cuti bersama Hari Raya Imlek 2577 Kongzili mendongkrak arus penumpang kereta api di wilayah Daop 7 Madiun.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat puluhan ribu penumpang memadati stasiun-stasiun besar selama periode Jumat–Selasa (13–17/2).
Manager Humas Daop 7 Madiun Tohari menyampaikan, jumlah penumpang kedatangan selama lima hari mencapai 38.148 orang. Puncak arus kedatangan terjadi pada Sabtu (14/2).
“Puncak okupansi kedatangan tertinggi terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026, dengan jumlah mencapai 10.873 penumpang yang turun di wilayah kami,” ujarnya.
Sementara itu, arus keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun tercatat 34.421 penumpang.
Tohari menyebut, lonjakan paling terlihat di tiga stasiun besar.
Di Stasiun Madiun, jumlah penumpang datang mencapai 13.484 orang. Sedangkan yang berangkat 12.437 orang.
Lalu Stasiun Kediri mencatat 4.764 penumpang datang dan 4.308 penumpang berangkat.
Adapun Stasiun Blitar tercatat melayani 2.945 penumpang kedatangan dan 3.478 penumpang keberangkatan.
Menurut Tohari, kenaikan volume penumpang tidak lepas dari momentum libur panjang Imlek.
Di sisi lain, kereta api tetap menjadi pilihan masyarakat karena dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu.
“Kenaikan volume penumpang ini tidak hanya didorong oleh aspek keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan kereta api, tetapi juga momentum Imlek,” tandasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto