Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Tebing Setinggi 10 Meter Ambrol, Material Longsor Tutup Jalan Alternatif Dua Desa

Erlita H • Selasa, 5 Maret 2024 | 17:45 WIB
KERJA BAKTI: Lintas elemen masyarakat kerja bakti membersihkan material longsor, Senin (4/3).
KERJA BAKTI: Lintas elemen masyarakat kerja bakti membersihkan material longsor, Senin (4/3).

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Potensi ancaman bencana hidrometeorologi masih ada. Selama puncak musim hujan, longsor mengintai sejumlah wilayah Magetan.

Terbaru, bencana hidrometeorologi berupa tanah longsor terjadi di Dukuh Gentong, Desa Ngaglik, Kecamatan Parang, Magetan, hari Minggu sore (3/2) lalu.

Tebing yang ada di desa tersebut longsor. Warga bersama personel BPBD, TNI dan Polri, membersihkan material longsor, pada hari Senin (4/3) kemarin.

"Sempat menutup akses jalan alternatif dari Ngaglik ke Desa Cileng (Kecamatan Poncol),’’ ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi. 

Insiden longsor ini terjadi pada Minggu (3/3) sore lalu. Tinggi tebing tersebut kurang lebih 10 meter.

Evakuasi material lonsor yang tepat di sebelah rumah warga bernama Suratman itu pun segera dilakukan guna melancarkan mobilitas warga.

"Pukul 09.30, penanganan tanah longsor selesai dilakukan. Jalan alternatif penghubung kedua desa dapat dilalui kembali,’’ ujarnya.

Guna mencegah longsor susulan, dipasang terpal untuk menutup tebing yang sebagian besar terdiri dari tanah liat tersebut.

BPBD berharap, warga lebih meningkatkan kewaspadaan. Pun, aktif melapor bila terjadi bencana.

"Masyarakat perlu memaksimalkan kesiapsiagaan,’’ kata Eka. (mg1/naz)

Editor : Budhi Prasetya
#magetan #longsor #Bencana hidrometeorologi