MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus PO Sumber Selamat dan sepeda motor Honda Karisma terjadi di Jalan Raya Magetan-Ngawi, tepatnya di Desa Malang, Kecamatan Maospati, jelang subuh sekitar pukul 03.00 pada Sabtu (16/11).
Kecelakaan tersebut mengakibatkan bus terbalik dan berbalik arah di tepi jalan, menarik perhatian masyarakat yang memenuhi area sekitar untuk melihat kejadian tersebut.
Menurut informasi, bus dengan nomor polisi W 7122 UP yang dikemudikan oleh Imam, 30, warga Blora, Jawa Tengah, bertabrakan dengan sepeda motor Karisma bernomor polisi AE 2282 OI yang dikendarai oleh Adi, warga Desa Mantren, Kecamatan Karangrejo.
Kecelakaan ini terjadi di tengah kondisi jalan yang gelap dan minim pencahayaan, menambah risiko yang dihadapi pengemudi.
Sugeng, 53, salah satu penumpang asal Desa Kaliombo, Kota Kediri, yang saat itu berada di bangku depan, menceritakan kronologi kejadian.
Menurut Sugeng, bus yang melaju dari arah Selatan ke Utara sempat berhenti di Terminal Maospati sebelum melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta.
Ketika mendekati lokasi kejadian, Sugeng yang sudah bersiap turun melihat bahwa ada sepeda motor yang tergeletak di tengah jalan.
Sang sopir langsung membanting setir ke kanan untuk menghindari tabrakan, namun bus tetap terguling dan akhirnya berbalik arah.
"Kondisinya gelap sekali, tiba-tiba ada motor yang tergeletak di tengah jalan. Sopir langsung membanting setir, namun bus tetap terguling," ungkap Sugeng.
Setelah bus terbalik, para penumpang langsung berhamburan keluar, sebagian terjepit dan mengalami kepanikan.
Beruntung, Sugeng hanya mengalami luka ringan meskipun terjepit di bagian depan.
“Saya sempat masuk ke area kursi sopir, seragam saya sampai terjepit di dasbor. Untungnya, saya hanya luka ringan,” tambahnya.
Adi, pengendara motor, selamat dari kecelakaan dan berada di bahu jalan saat kejadian.
Menurut Sugeng, motor tersebut sudah terjatuh terlebih dahulu sebelum bagian belakang bus mengenai kendaraan itu saat mencoba menghindar.
Kecelakaan ini menjadi pelajaran penting terkait keselamatan di jalan yang minim penerangan. (ril/naz)
Editor : Mizan Ahsani