Jawa Pos Radar Magetan – Hujan deras sejak Senin–Selasa (10–11/11) memicu belasan titik tanah longsor di lereng Gunung Lawu, wilayah Poncol–Plaosan.
Satu orang tewas (Sarno, 50), satu luka berat (Bayu, 17), tiga rumah rusak, dan sejumlah ruas sempat lumpuh.
Akses Jalan Raya Magetan–Wonogiri serta Tawangmangu–Plaosan terdampak material longsor dan luapan air.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi menyebut laporan terus berdatangan sejak Selasa pagi.
“Longsoran setinggi sekitar 25 meter menyebabkan bagian belakang rumah warga terbawa tanah,” ujarnya.
“Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan, DPUPR, DLHP, serta masyarakat masih melakukan pembersihan dan pembukaan akses,” imbuhnya.
Lokasi terparah di Desa Gonggang—jalur ke Dusun Kopen, Dagung, Candi, Templek—sempat tertutup 100 persen.
Pembersihan dengan alat berat membuat akses kembali normal Selasa siang.
Di Genilangit, material menimpa bahu jalan dan lahan; pembersihan dilakukan bertahap.
Cuaca ekstrem diperkirakan berlanjut. BPBD mengingatkan warga waspada retakan tanah, pohon miring, air keruh, suara gemuruh.
“Jika hujan deras turun, sebaiknya menepi dulu hingga kondisi aman,” pesannya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto