Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Permintaan Kue Manco Meningkat, Omzet Pengusaha Naik Berlipat

Hengky Ristanto • Sabtu, 8 April 2023 | 00:52 WIB
TRADISIONAL: Salah seorang karyawan Sumarlan sedang mengemas kue manco. (DIAN RAHAYU/JAWA POS RADAR CARUBAN)
TRADISIONAL: Salah seorang karyawan Sumarlan sedang mengemas kue manco. (DIAN RAHAYU/JAWA POS RADAR CARUBAN)
MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Menjelang Lebaran, perajin kue manco di Dusun Grogol, Desa Tambakmas, Kebonsari, tersenyum lebar. Pasalnya, permintaan kue tradisional itu naik hingga dua kali lipat.

‘’Biasanya hanya menghabiskan 10 kilogram tepung ketan, sekarang sampai 20 kilogram,’’ ujar Sumarlan, salah seorang perajin kue manco, kemarin (6/4).

Dari 20 kilogram tepung ketan itu bisa menghasilkan 900-1.000 bungkus kue manco. Varian rasanya ada wijen, kacang, dan beras. ‘’Paling laris wijen dan kacang,’’ kata pria yang menekuni usaha kue manco sejak 1987 silam tersebut.

Kendati permintaan meroket, Sumarlan tidak serta merta menaikkan harga jual. Kue manco buatannya tetap dibanderol mulai Rp 5 ribu hingga Rp 11 ribu per bungkus, menyesuaikan jenis topingnya.

Pelanggan kue manco produksi Sumarlan tersebar hampir di seluruh daerah di Jawa hingga luar pulau. ‘’Alhamdulillah, omzet yang biasanya hanya Rp 1,5 juta per hari, sekarang mencapai Rp 3 juta,’’ ucapnya.

Permintaan paling banyak dari Ponorogo, Kota Madiun, Magetan, Pacitan, Sidoarjo, Surabaya, dan Mojokerto. ‘’Banyak juga yang beli via online lewat marketplace. Ada yang dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi. Bahkan, pernah dapat pesanan dari Hong Kong,’’ pungkas pria 60 tahun itu. (mg3/isd) Editor : Hengky Ristanto
#kuliner madiun #kue manco madiun #umkm madiun #Pemkab Madiun #usaha kreatif madiun #kampung pesilat #madiun