Irfan mengatakan, kloter 17 terdiri total 45 orang. Perinciannya, 377 CJH asal Kabupaten Madiun, 59 Tuban, dan tujuh Surabaya. Ditambah lima petugas pendamping dari unsur tim pembimbing ibadah haji Indonesia (TPHI), tim pembimbing ibadah haji (TPIH), dan tim kesehatan.
CJH asal Kabupaten Madiun, kata Irfan, masih memungkinkan bertambah mengingat ada 86 CJH cadangan yang menyelesaikan penunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Dari jumlah itu, 17 di antaranya sudah klir dan sisanya menunggu hingga akhir pelunasan hari ini. ‘’Cuma, CJH cadangan itu berangkat bersama kloter lain,’’ bebernya.
Irfan menambahkan, persiapan pemberangkatan CJH telah selesai. Mulai pemeriksaan kesehatan, vaksinasi meningitis, hingga latihan manasik sebanyak sembilan kali. Mereka tinggal packing barang bawaan dan mengembalikan koper ke kantor kemenag.
Dia mengimbau para CJH menjaga kesehatan dan kebugaran. Pun, pihaknya bakal melakukan pendampingan dan penjemputan saat berangkat maupun pulang dari asrama. ‘’Kami akan melakukan pemantauan secara intensif dari tanah air,’’ tegasnya. (odi/isd) Editor : Hengky Ristanto