Jawa Pos Radar Madiun – Pertamina Patra Niaga memastikan kesiapan pasokan energi menjelang Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat, pariwisata, serta mobilitas transportasi selama periode mudik Lebaran.
Kesiapan itu disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Komisi VI DPR RI, Jumat (6/3).
Direktur Kelembagaan dan Kepatuhan Pertamina Patra Niaga Kadek Ambara Jaya mengatakan perusahaan akan mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri.
’’Kami memproyeksikan adanya peningkatan kebutuhan energi, khususnya gasoline dan LPG, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri,’’ ujarnya.
Untuk memastikan kelancaran distribusi energi, Pertamina mengoptimalkan jaringan infrastruktur yang meliputi 1.482 SPBU, 900 Pertashop, serta 1.216 agen LPG di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.
Selain itu, disiapkan 644 SPBU Siaga 24 jam dan 921 agen LPG Siaga.
Pertamina juga menyiapkan 10 titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga serta 36 unit Motorist atau Pertamina Delivery Service yang bersifat mobile.
Untuk mendukung distribusi di jalur dengan mobilitas tinggi, perusahaan menyiapkan 17 unit mobil tangki sebagai kantong suplai.
Selain itu tersedia tiga Serambi MyPertamina di rest area dan pusat keramaian yang dilengkapi berbagai fasilitas bagi pemudik.
Anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan mengapresiasi langkah antisipatif yang dilakukan Pertamina.
Menurut dia, berbagai strategi tersebut penting untuk menjaga ketahanan stok serta kelancaran distribusi energi.
Sementara itu Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengimbau masyarakat tetap tenang dan menggunakan energi secara bijak.
’’Pertamina terus berupaya menjaga keandalan pasokan dan distribusi energi bagi masyarakat. Karena itu kami mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan,’’ ujarnya. (her)
Editor : Hengky Ristanto