Jawa Pos Radar Ngawi – Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Kabupaten Ngawi masih abu-abu.
Akibatnya, lahan padi yang disiapkan untuk seremoni panen bersama presiden akhirnya dipanen lebih dulu oleh petani.
‘’Kalau menunggu terlalu lama justru merugikan petani,’’ ujar Kabid Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi M. Hasan Zunairi, Kamis (30/10).
Hasan menjelaskan, jadwal panen semula direncanakan pada 27–29 Oktober 2025.
Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Sekretariat Negara terkait kepastian waktu kunjungan.
“Surat sudah masuk, tapi belum ada registrasi dan tanggal pasti,” katanya.
DKPP telah menyiapkan beberapa alternatif lokasi panen apabila presiden jadi datang.
Di antaranya Desa Sukowiyono dan Desa Bintoyo (Padas), Desa Sidokerto (Karangjati), serta wilayah Kedunggalar dan Kwadungan.
“Secara lapangan siap di mana saja karena sudah masuk masa panen raya November ini,” jelasnya.
Hasan berharap keputusan jadwal segera ditetapkan agar petani tidak menunggu terlalu lama.
‘’Kalau lahannya masih utuh dan siap panen tentu hasilnya akan lebih maksimal,’’ pungkasnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto