Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

12 Siswa Pacitan Mual-Diare Usai Makan MBG, Diduga Keracunan

N
Penulis: Nur Cahyono❯
Kepala Dinas Kesehatan Pacitan Daru Mustikoaji menanggapi terkait dugaan kasus keracunan MBG di Tegalombo. DOK RADAR PACITAN
Kepala Dinas Kesehatan Pacitan Daru Mustikoaji menanggapi terkait dugaan kasus keracunan MBG di Tegalombo. DOK RADAR PACITAN

Advertisement

Jawa Pos Radar Pacitan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tegalombo disorot.

Belasan siswa mengalami mual hingga diare usai mengonsumsi makanan program tersebut.

Sebanyak 12 siswa dari jenjang TK hingga SMP harus menjalani perawatan di Puskesmas Pembantu Tegalombo sejak Kamis (9/4) hingga Jumat (10/4).

Advertisement

Korban berasal dari sejumlah desa. Di antaranya Kebondalem, Gedangan, Ngreco, Kemuning, dan Tegalombo.

Gejala yang dialami seragam. Mual, muntah, hingga diare.

Kepala Dinas Kesehatan Pacitan Daru Mustikoaji mengatakan, diagnosis awal mengarah pada gastroenteritis akut.

Advertisement

“Dugaan sementara keracunan, masih dalam pendalaman,” ujarnya, Sabtu (11/4).

Sebelum kejadian, para siswa menerima makanan dari program MBG.

Menu yang dibagikan terdiri dari nasi, telur asin, tahu balado, sayur, dan buah melon.

Program tersebut menjangkau ratusan siswa di wilayah Tegalombo.

Advertisement

Artikel Terkait

Takut Ketahuan Sakit, Warga Pacitan Enggan Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Takut Ketahuan Sakit, Warga Pacitan Enggan Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Realisasi Cek Kesehatan Gratis di Pacitan baru capai 40 persen. Dinkes sebut sebagian warga enggan diperiksa karena takut mengetahui penyakitnya.

Satu SPPG di Pacitan Belum Kantongi SLHS, Dinkes Temukan Catatan Perbaikan

Satu SPPG di Pacitan Belum Kantongi SLHS, Dinkes Temukan Catatan Perbaikan

Sebanyak 47 dari 48 SPPG di Pacitan telah mengantongi SLHS. Satu dapur di Kecamatan Bandar masih menjalani proses perbaikan.

CKG di Pacitan Baru Jangkau 10 Persen Siswa, Terkendala Keterbatasan Bahan Medis

CKG di Pacitan Baru Jangkau 10 Persen Siswa, Terkendala Keterbatasan Bahan Medis

Program CKG di Pacitan baru menjangkau 10 persen dari 104.554 siswa. Keterbatasan bahan medis habis pakai menjadi kendala utama.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer