
Jawa Pos Radar Pacitan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tegalombo disorot.
Belasan siswa mengalami mual hingga diare usai mengonsumsi makanan program tersebut.
Sebanyak 12 siswa dari jenjang TK hingga SMP harus menjalani perawatan di Puskesmas Pembantu Tegalombo sejak Kamis (9/4) hingga Jumat (10/4).
Korban berasal dari sejumlah desa. Di antaranya Kebondalem, Gedangan, Ngreco, Kemuning, dan Tegalombo.
Gejala yang dialami seragam. Mual, muntah, hingga diare.
Kepala Dinas Kesehatan Pacitan Daru Mustikoaji mengatakan, diagnosis awal mengarah pada gastroenteritis akut.
“Dugaan sementara keracunan, masih dalam pendalaman,” ujarnya, Sabtu (11/4).
Sebelum kejadian, para siswa menerima makanan dari program MBG.
Menu yang dibagikan terdiri dari nasi, telur asin, tahu balado, sayur, dan buah melon.
Program tersebut menjangkau ratusan siswa di wilayah Tegalombo.



