Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masuk KEN 2026, Festival Ronthek Pacitan Dibidik Jadi Ikon Budaya Internasional

N
Penulis: Nur Cahyono❯
BUKA FESTIVAL: Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah bersama Asisten Deputi Strategi Event Kementerian Pariwisata Raden Wisnu Sindhutrisno membuka Festival Ronthek Pacitan 2026 yang kembali masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN).
BUKA FESTIVAL: Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah bersama Asisten Deputi Strategi Event Kementerian Pariwisata Raden Wisnu Sindhutrisno membuka Festival Ronthek Pacitan 2026 yang kembali masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN).

Advertisement

Jawa Pos Radar Madiun - Festival Ronthek Pacitan kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu agenda wisata budaya unggulan nasional.

Untuk keempat kalinya secara berturut-turut, festival tersebut masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata.

Mengusung tema "Gema Bambu Pacitan", festival yang digelar pada 17–19 Juli itu diikuti puluhan kelompok ronthek dari 12 kecamatan, serta perwakilan pelajar jenjang SMP, SMA, MA, hingga Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA).

Advertisement

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan, Festival Ronthek kini berkembang menjadi lebih dari sekadar pertunjukan musik bambu.

Berbagai unsur seni, seperti tari, teatrikal, hingga atraksi kreatif, dipadukan tanpa meninggalkan akar budaya lokal.

"Festival ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang pelestarian budaya sekaligus penggerak kebersamaan masyarakat," ujarnya.

Menurut Mas Aji, penyelenggaraan Festival Ronthek diharapkan terus berkembang menjadi agenda budaya unggulan yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Sementara itu, Asisten Deputi Strategi Event Kementerian Pariwisata Raden Wisnu Sindhutrisno menilai penyelenggaraan event daerah memiliki peran penting sebagai reason to travel yang mampu menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, UMKM, hingga ekonomi kreatif.

"Ukuran keberhasilan event bukan hanya jumlah pengunjung, tetapi juga lama tinggal wisatawan, belanja wisatawan, dan dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja," katanya.

Wisnu menambahkan, Festival Ronthek Pacitan memiliki potensi besar menjadi signature cultural event Indonesia yang dikenal di tingkat internasional.

Advertisement

Artikel Terkait

130 Ribu Wisatawan Datangi Pacitan Selama Libur Sekolah, Pendapatan Tembus Rp 1,3 Miliar

130 Ribu Wisatawan Datangi Pacitan Selama Libur Sekolah, Pendapatan Tembus Rp 1,3 Miliar

Sebanyak 130 ribu wisatawan berkunjung ke Pacitan selama libur sekolah. Sektor pariwisata menghasilkan Rp 1,3 miliar dengan Pantai Klayar sebagai penyumbang terbesar.

Festival Ronthek Pacitan 2026 Gratis, Pemkab Pilih Perputaran Ekonomi daripada PAD

Festival Ronthek Pacitan 2026 Gratis, Pemkab Pilih Perputaran Ekonomi daripada PAD

Festival Ronthek Pacitan 2026 tetap gratis tanpa retribusi. Pemkab berharap perputaran ekonomi dari sektor hotel, kuliner, transportasi, dan UMKM meningkat.

BPS Ungkap Alasan Turis Asing Berlibur ke Indonesia, 58 Persen Demi Wisata Kuliner

BPS Ungkap Alasan Turis Asing Berlibur ke Indonesia, 58 Persen Demi Wisata Kuliner

Kekayaan kuliner Indonesia sukses pikat 58 persen turis asing. Simak strategi Kemenpar lewat Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 untuk dongkrak pariwisata di sini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer