
Jawa Pos Radar Madiun – Ancaman longsor membayangi SDN Mantren, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan.
Talud penahan tanah setinggi enam meter di halaman sekolah tersebut mengalami keretakan setelah hujan deras mengguyur kawasan setempat, Senin (26/10).
Kondisi talud dikhawatirkan semakin memburuk apabila hujan lebat kembali turun.
Retakan yang melebar berpotensi memicu longsor dan mengancam bangunan di sekitar lokasi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan langsung menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan Yagus Triarso mengatakan, petugas memasang terpal pada bagian talud yang mengalami keretakan.
Langkah sementara tersebut dilakukan untuk mengurangi masuknya air hujan ke bagian tanah yang retak.
Sebab, rembesan air dikhawatirkan memperparah kondisi talud.
’’Penanganan darurat dilakukan untuk mengantisipasi dampak hujan susulan,’’ ujarnya, Selasa (27/10).
Menurut Yagus, kondisi talud SDN Mantren masih perlu mendapat perhatian. Terutama ketika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.



