Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Waspada Antraks Jelang Idul Adha, Pacitan Perketat Lalu Lintas Hewan Kurban

Nur Cahyono • Jumat, 23 Mei 2025 | 14:30 WIB
Serangan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan kurban belum berakhir di Pacutan, tetapi peternak sudah dikejutkan dengan ancaman antraks jelang Idul Adha. FOTO: NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN
Serangan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan kurban belum berakhir di Pacutan, tetapi peternak sudah dikejutkan dengan ancaman antraks jelang Idul Adha. FOTO: NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Madiun – Ancaman penyakit zoonosis mengintai hewan kurban di Pacitan mendekati Idul Adha.

Setelah kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) belum sepenuhnya usai, kini muncul antraks sebagai ancaman baru.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan, Sugeng Santoso menyebut, kasus antraks kembali ditemukan di wilayah Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Bahkan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunung Kidul mencatat 27 kasus sejak pertengahan April hingga Minggu (18/5) lalu.

’’Antraks sangat berbahaya. Disebabkan bakteri Bacillus anthracis, bisa menular cepat ke hewan maupun manusia,’’ jelas Sugeng, kemarin (22/5).

Letak geografis Pacitan yang berbatasan langsung dengan Gunung Kidul membuat potensi penyebaran lintas wilayah menjadi perhatian serius.

Terlebih saat Idul Adha, mobilitas hewan kurban meningkat tajam.

Untuk mencegah penyebaran, DKPP memperketat pengawasan lalu lintas ternak, khususnya dari arah barat.

Petugas kesehatan hewan dikerahkan ke seluruh wilayah untuk melakukan pengecekan dan surveilans.

’’Masyarakat bisa meminta pemeriksaan hewan kurban secara gratis. Sudah kami siapkan sejak sepekan lalu,’’ ujarnya.

Lebih lanjut, Sugeng mengimbau masyarakat agar lebih selektif saat membeli hewan kurban.

Pastikan hewan berasal dari sumber terpercaya dan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

’’Kami juga menegaskan larangan jual beli bangkai ternak atau konsumsi daging hewan mati mendadak,’’ tandas Sugeng. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #Antraks #gunung kidul #idul adha #hewan kurban