Jawa Pos Radar Pacitan – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) tahap II di Pacitan dipastikan segera berjalan.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan di Kelurahan Sidoharjo, Kamis (13/11).
Sekretaris Dinas Sosial Pacitan Luky Puspitosari menyebut kunjungan tersebut untuk memastikan kesiapan lahan yang berada di timur Wisma Atlet Pacitan.
“Intinya cek kesiapan untuk dibangun,” ujarnya, Minggu (16/11).
Tim PUPR didampingi DPUPR dan Dinsos Pacitan.
Peninjauan dilakukan guna memastikan kelayakan teknis lahan yang akan digunakan sebagai lokasi SR tahap II.
“Pembangunan ditargetkan mulai November ini dan diproyeksikan rampung Juni tahun depan,” tambah Luky.
Anggaran pembangunan ditaksir mencapai Rp 565 miliar.
Pemkab Pacitan menyiapkan lahan seluas 7,65 hektare sebagai lokasi pembangunan.
Proses perizinan masih berjalan, meliputi penyusunan KKPR, PBG, serta UKL-UPL.
Meski begitu, percepatan pembangunan menghadapi kendala teknis berupa selisih ukuran lahan antara data Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan kondisi lapangan.
Kementerian PUPR sementara menyetujui luasan lahan berdasarkan data BPN.
Pemkab akan melakukan verifikasi lanjutan serta menyiapkan sosialisasi dengan warga sekitar.
Saat ini, SR telah beroperasi di dua titik: SR 1-B di Kantor Diklat dan SR 1-C di Balai Latihan Kerja (BLK).
Total terdapat 99 siswa di SR 1-B dan 49 siswa di SR 1-C. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto