Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

PLN Lirik Sungai Grindulu Pacitan, Rencana Dibangun PLTA 1.000 MW

Nur Cahyono • Jumat, 23 Januari 2026 | 09:50 WIB
SUMBER DAYA ALAM: Tim PLN melakukan survei lapangan di Sungai Grindulu, Pacitan, sebagai bagian studi kelayakan pembangunan PLTA.
SUMBER DAYA ALAM: Tim PLN melakukan survei lapangan di Sungai Grindulu, Pacitan, sebagai bagian studi kelayakan pembangunan PLTA.

Jawa Pos Radar Pacitan – Potensi sumber daya alam Pacitan kembali dilirik. PLN tengah mengkaji rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Grindulu.

Kajian awal dilakukan melalui survei lapangan pada Rabu (21/1) di Dusun Pager dan Dusun Mojo, Desa/Kecamatan Tegalombo.

Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Pacitan Herdina Tri Handayani menegaskan, rencana tersebut masih berada pada tahap studi kelayakan.

Seluruh aspek masih dalam proses pengkajian mendalam.

“Masih dikaji apakah secara teknis, lingkungan, dan aspek lain memungkinkan untuk pembangunan,” ujarnya kemarin (22/1).

Herdina menjelaskan, setelah survei awal, PLN akan melanjutkan dengan studi lanjutan.

Termasuk kajian dampak lingkungan sebagai syarat utama sebelum proyek masuk tahap perencanaan lebih detail.

PLTA Sungai Grindulu dirancang sebagai pembangkit energi baru terbarukan (EBT) untuk mendukung program transisi energi nasional dan pengembangan green energy.

“Ini sejalan dengan arahan pemerintah untuk memperbanyak pembangkit berbasis energi hijau,” ungkapnya.

Menariknya, PLTA Grindulu direncanakan menggunakan sistem pumped storage, teknologi pembangkit modern yang diklaim lebih ramah lingkungan.

Sistem ini memanfaatkan dua tampungan air, yakni upper reservoir dan lower reservoir, untuk menyimpan dan mengalirkan energi secara efisien.

Jika terealisasi, PLTA Grindulu diproyeksikan memiliki kapasitas besar, yakni 4 x 250 megawatt (MW) atau total 1.000 MW.

Kapasitas tersebut jauh melampaui PLTU Sudimoro Pacitan yang memiliki daya 2 x 315 MW atau total 630 MW.

“Jika terbangun, ini akan menjadi PLTA pumped storage pertama di Indonesia dengan teknologi kolaborasi Jerman dan Jepang,” pungkas Herdina. (hyo/den)

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #PLTA Pumped Storage #pln pacitan #transisi energi #sungai grindulu pacitan #Green Energy Indonesia #energi terbarukan #PLTA Grindulu