Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lelang Jabatan Sekda Ponorogo Mulai Memanas, Ini Daftar Kandidat Terkuat

S
Penulis: Sugeng Dwi N.❯

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita. Sejumlah pejabat eselon II Pemkab Ponorogo diperkirakan bakal bersaing dalam lelang jabatan Sekda yang mulai menghangat. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita. Sejumlah pejabat eselon II Pemkab Ponorogo diperkirakan bakal bersaing dalam lelang jabatan Sekda yang mulai menghangat. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO


Advertisement

Jawa Pos Radar Ponorogo – Bursa pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo mulai menghangat.

Setelah sempat sepi peminat, sedikitnya sembilan pejabat eselon II diperkirakan bakal bersaing dalam lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP).

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ponorogo dari sumber internal pemkab menyebutkan, seluruh kandidat berasal dari kalangan birokrat berpengalaman yang saat ini menjabat kepala dinas maupun asisten di lingkup Setda.

Advertisement

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita bahkan menginstruksikan seluruh pejabat yang memenuhi syarat untuk ikut mendaftar.

’’Ini ada sembilan kalau tidak salah yang bisa. Harapan saya harus ikut semua,’’ ujar Bunda Rita, sapaan Plt Bupati.

Nama Agus Sugiarto disebut sebagai kandidat kuat.

Advertisement

Lulusan APDN Malang itu pernah memimpin sejumlah OPD strategis seperti DPMPTSP, Disbudparpora, Bapperinda, hingga BPPKAD.

Saat ini dia menjabat Pelaksana Harian (Plh) Sekda dan telah menyelesaikan pendidikan doktoral (S3).

Selain itu, Kepala DPUPKP Jamus Kunto Purnomo juga masuk bursa.

Alumni ITS Surabaya tersebut memiliki latar belakang teknik dan pengalaman panjang di Bappeda serta Bina Marga.

Dia juga pernah menjabat Kalaksa BPBD.

Nama Henry Indra Wardhana turut diperhitungkan.

Kepala DPPKB itu pernah menjadi Asisten II Setda, Kepala DPUPKP, hingga Kalaksa BPBD.
Figur lain yakni Imam Basori, alumni STPDN 1997 yang berpengalaman sebagai lurah, sekcam, Camat Ngrayun hingga Plh Sekda.

Sekretaris DPRD Joko Waskito juga masuk radar kandidat.

Alumni APDN tersebut pernah menjabat camat, Kabag Protokol, Kepala DPMPTSP, hingga Kasatpol PP dan Damkar.

Sementara itu, Dewi Wuri Handayani yang kini menjabat Asisten Administrasi Umum Setda turut berpeluang.

Dia pernah memimpin Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Nama Bambang Suhendro, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda, juga disebut memiliki modal pengalaman sebagai Kepala Dinas Kominfo dan staf ahli.

Selain itu, Kasatpol PP dan Damkar Eko Edi Suprapto ikut masuk bursa.

Dia memiliki pengalaman sebagai camat hingga Sekretaris DPRD.

Satu nama yang mulai disebut sebagai kuda hitam adalah Masun, Kalaksa BPBD Ponorogo.

Latar belakang akademiknya cukup kuat, mulai Universitas Brawijaya, Universitas Gadjah Mada, hingga gelar M.Ec.Dev dari International University of Japan.

Sebelumnya dia pernah memimpin Dispertahankan.

Persaingan diprediksi semakin menarik menjelang penutupan pendaftaran lelang jabatan. (gen/kid)

Advertisement

Artikel Terkait

Serapan APBD Ponorogo Baru 65 Persen, OPD Dikejar Target 99 Persen

Serapan APBD Ponorogo Baru 65 Persen, OPD Dikejar Target 99 Persen

Serapan belanja APBD Ponorogo baru 65 persen hingga September 2026. Sekda mendesak OPD mempercepat realisasi dengan target 99 persen.

Tiga Besar Lelang Enam Jabatan Pemkab Ponorogo Molor, Masih Tunggu Persetujuan BKN

Tiga Besar Lelang Enam Jabatan Pemkab Ponorogo Molor, Masih Tunggu Persetujuan BKN

Pengumuman tiga besar lelang enam JPTP Pemkab Ponorogo molor karena persetujuan BKN belum terbit. Sebanyak 39 peserta telah mengikuti seleksi.

Silpa Rp 96 Miliar Masuk RKPD 2026, DPRD Soroti Serapan Anggaran

Silpa Rp 96 Miliar Masuk RKPD 2026, DPRD Soroti Serapan Anggaran

Pemkab Ponorogo mengalokasikan Silpa APBD 2025 sebesar Rp96 miliar dalam perubahan RKPD 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer