PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Tiga lembaga survei telah menakar elektabilitas dan popularitas bakal calon bupati (bacabup) Pilkada Ponorogo.
Hasilnya, petahana Sugiri Sancoko lebih unggul dibandingkan rival terdekatnya Ipong Muchlissoni.
Elektabilitas bacabup jagoan PDIP itu jauh diatas kandidat yang didukung Partai Nasdem di Pilkada Ponorogo mendatang.
Bahkan boleh dibilang selisih angkanya terlalu siginifkan. Setidaknya itu jika dilihat dari hasil survei oleh tiga lembaga berbeda.
Seperti yang terlihat di hasil survei terbaru yang dirilis Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA beberapa waktu lalu misalnya.
Elektabilitas dan popularitas Ipong Muchlissoni berada di urutan kedua setelah bupati petahana Sugiri Sancoko.
Itu tidak jauh berbeda dengan hasil survei yang dilakukan Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) dan Indonesia Political Survey and Consulting (Indopol Survey) bulan Mei lalu.
Menanggapi hal itu, Ketua Bappilu DPC Nasdem Ponorogo Sunarto mencoba santai namun tetap berpikir logis.
Ia menilai hasil survei LSI Denny JA tersebut bakal menjadi pertimbangan khusus bagi Nasdem menentukan arah politiknya di pilkada mendatang.
Dirinya enggan persentase yang diraih Ipong itu sebagai hasil yang buruk, namun justru sebaliknya.
Menurutnya, elektabilitas Ipong di angka 18,4 persen menunjukkan fakta bahwa jagoan yang akan diusungnya itu masih memiliki daya tarik.
Artinya, masih ada warga Ponorogo yang menginginkan Ipong Muchlissoni kembali menduduki kursi bupati.
Apalagi, sejak memutuskan macung beberapa waktu lalu, partainya dan Ipong urung menggelar sosialisasi masif di tingkat akar rumput.
"Kalau tidak ada kegiatan apa-apa, tapi angka surveinya naik kan tentu pencapaian bagus,’’ ucapnya dengan nada percaya diri.
Masuk akal memang. Pun, apa yang disampaikan Sunarto itu bukan tanpa alasan. Ia sengaja membandingkan hasil survei LSI Denny JA itu dengan dua survei sebelumnya.
ARCI pada bulan Mei lalu merilis elektabilitas Ipong hanya di angka 10,1 persen, sedangkan Sugiri 56,2 persen.
Selisih lebih jauh terlihat dari hasil survei Indopol. Elektabilitas Ipong hanya 6,3 persen, terpaut cukup jauh dengan petahana yang mencapai 65,85 persen.
Menurutnya, elektabilitas yang didapat Ipong dilihat dari hasil survei terbaru itu menunjukkan peningkatan dibanding sebelumnya.
Jika dicermati lagi, kecenderungan peningkatan elektabilitas itu terjadi dalam hitungan tak lebih dari bulan. Yakni Bulan Mei dan awal bulan Juli.
"Saat ini kami masih fokus dalam menyusun koalisi. Kami optimis nanti saat sudah gerak semuanya elektabilitas Pak Ipong melesat,’’ tegasnya.
Tanggapan berbeda disampaikan oleh kubu yang mendukung petahana. Menurut mereka hasil survei LSI Denny JA itu menunjukkan hal positif.
Ketua DPC PDIP Ponorogo Bambang Juwono menyatakan, hasil survei LSI terbaru itu menandakan masyarakat puas terhadap kinerja Sugiri Sancoko selama tiga tahun belakangan.
Pun, patut disyukuri serta mendongkrak optimisme partai serta pendukung agar Sugiri terpilih kembali pada periode kedua.
"Apalagi survei kali ini juga terkonfirmasi bahwa masyarakat masih menginginkan Pak Giri dua periode,’’ ujar Bambang singkat. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya