Jawa Pos Radar Ponorogo – Hujan berintensitas sedang yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngrayun, Rabu (25/2), memicu tanah longsor di Dukuh Purworejo, Desa Gedangan.
Material tebing ambrol dan menerjang rumah warga setempat.
Kalaksa BPBD Ponorogo Masun mengatakan hujan yang turun dalam durasi cukup lama membuat kondisi tanah menjadi labil.
Akibatnya, tebing di sisi barat rumah milik Sanijo longsor dan menghantam dinding ruang depan hingga jebol.
’’Kondisi tanah di tebing menjadi tidak stabil dan akhirnya longsor,” ujarnya.
BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Sebelum longsor terjadi, Sanijo bersama empat anggota keluarganya telah lebih dulu mengungsi ke tempat aman.
Selain merusak dinding rumah, material longsor juga merusak sejumlah perabot rumah tangga.
Keesokan harinya, warga bersama petugas langsung melakukan pembersihan material.
’’Ada lima orang dalam satu keluarga dan semuanya selamat,” ungkap Masun.
Berdasarkan pemetaan BPBD, Kecamatan Ngrayun termasuk wilayah rawan longsor.
Warga yang tinggal di kawasan perbukitan diminta meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan.
’’Segera melapor jika muncul retakan tanah atau tanda-tanda longsor. Deteksi dini sangat penting,” pesannya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto