Jawa Pos Radar Madiun – Penampilan gemilang Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, saat membantu Sassuolo mencuri poin dari Bologna, Senin (29/12) dini hari WIB, menuai pujian tinggi.
Tak tanggung-tanggung, pujian itu datang langsung dari sang allenatore, Fabio Grosso.
Pelatih yang juga legenda Timnas Italia dan penentu gelar Juara Dunia 2006 itu mengaku terkesima dengan solidnya tembok pertahanan timnya.
Dalam laga yang berakhir imbang 1-1 tersebut, Grosso menurunkan duet Jay Idzes dan Tarik Muharemovic sebagai starter di jantung pertahanan. Kepercayaan itu dibayar lunas.
Baca Juga: Aturan Baru Menkeu Purbaya: Cairkan Dana Jumbo Rp 7,66 T untuk THR dan Gaji 13 Guru Daerah
Disebut Bermain di Level Atas
Grosso menilai kunci keberhasilan Sassuolo meredam agresivitas Bologna terletak pada "Poros Tengah" (Central Axis) yang bekerja sangat disiplin.
"Poros tengah memainkan permainan tingkat atas (top level). Kedua bek tengah (Tarik Muharemovic dan Jay Idzes), para gelandang, dan (Andrea) Pinamonti, menurut saya bermain bagus," ujar Grosso, dikutip dari Sassuolo News.
Menurut Grosso, ketika pertahanan solid, maka tim memiliki fondasi kuat untuk membangun serangan.
"Ketika (pertahanan) Anda kuat, poros tengah dapat menggerakkan segalanya ke depan," tambahnya.
Aksi Heroik Bang Jay dan Gol Muharemovic
Pujian Grosso bukan tanpa alasan. Statistik mencatat kontribusi masif kedua bek tersebut:
Jay Idzes melakukan aksi heroik pada menit ke-31. Ia melakukan blok krusial tepat di garis gawang saat bola hampir masuk.
Aksi ini menjaga nyawa Sassuolo tetap ada di pertandingan.
Sementara itu, Tarik Muharemovic menjadi penyelamat lewat gol sundulannya di babak kedua yang menyamakan kedudukan.
Tantangan Berat di 2026
Meski puas dengan performa anak asuhnya menutup tahun 2025, Grosso mengingatkan Jay Idzes dkk untuk tidak cepat berpuas diri.
Kompetisi Serie A semakin ketat dan perburuan poin akan semakin berat di tahun 2026.
"Kami melihat setiap minggu bahwa liga ini ketat. Akan ada banyak tim tangguh yang harus dihadapi, dan kita harus tetap di sana (kuat)," tutup Grosso. (naz)
Editor : Mizan Ahsani